suplemenGKI.com

Senin, 31 Mei 2021

30/05/2021

Kejadian 3:8-24

SELALU ADA ANUGERAHNYA

PENGANTAR
Kita tahu bahwa Tuhan membenci dosa dan menghukum siapa saja yang berbuat dosa. Namun, Tuhan juga mengasihi manusia yang berdosa. Karena itu ketika seseorang harus menanggung hukuman akibat dosa yang telah dilakukannya, kita masih tetap dapat melihat anugerah-Nya. Anugerah itu diberikan setidaknya untuk dua tujuan. Pertama,  mendorong seseorang bertanggung jawab atas akibat dosa yang telah dilakukannya. Kedua, mendorong seseorang bertobat, tidak mengulangi dosanya.

PEMAHAMAN

  • Ay. 8-13.    Setelah Adam dan Hawa berbuat dosa, bagaimana sikap mereka terhadap Tuhan?  Bagaimana sikap mereka seorang terhadap yang lain?
    Apakah di bagian ini Anda melihat kasih Tuhan kepada mereka? Apa wujudnya?
  • Ay. 14-19.  Perhatikanlah hukuman yang diberikan kepada masing-masing pihak yang bersalah. Menurut Anda, apakah di dalam hukuman tersebut                            masih terdapat anugerah Tuhan? Apa wujud anugerah Tuhan itu?
  • Ay. 20-24. Apa sajakah wujud anugerah Allah yang Anda lihat di bagian ini?

Di ayat 8-13 kita membaca bahwa setelah berbuat dosa manusia bersembunyi dari Tuhan. Mereka merasa takut dan malu. Selain itu, alih-alih mengaku salah, mereka justru menyalahkan pihak lain sebagai penyebabnya. Singkatnya, mereka berusaha menghindar dari tanggung jawab. Dalam kondisi seperti itulah kita melihat kasih Tuhan kepada mereka. Tuhan mencari dan memanggil mereka agar mereka belajar mengaku salah dan bertanggung jawab atas perbuatan mereka.

Hukuman yang setimpal atas dosa yang kita perbuat kepada Tuhan adalah kematian (band. Ro. 6:23a). Namun, di ayat 14-19 kita dapat melihat bahwa Tuhan masih memberi kesempatan manusia untuk hidup. Meskipun harus dengan bekerja keras, manusia tetap boleh mendapatkan rezeki dari bumi ciptaan-Nya dengan segala kekayaan alam yang ada di dalamnya. Di dalam hukuman yang diberikan-Nya pun, kita masih dapat melihat anugerah Tuhan. Tanpa anugerah Tuhan, manusia tidak mungkin sanggup menjalani hukuman atas dosa yang telah mereka perbuat.

Di ayat 20-24 kita dapat melihat beberapa anugerah Tuhan yang tetap diberikan kepada manusia, meskipun mereka telah berbuat dosa. Pertama, mereka tetap diperkenankan beranak-cucu, menghasilkan keturunan yang akan memenuhi bumi (ay. 20). Kedua, Tuhan menunjukkan kepedulian-Nya dengan memberikan pakaian yang lebih baik daripada yang mereka buat (ay. 21, band. ay. 7). Ketiga, Tuhan menghindarkan mereka dari dosa selanjutnya, yaitu mengambil buah pohon kehidupan yang akan membuat mereka hidup untuk selama-lamanya dalam status dan kondisi mereka sebagai orang-orang berdosa (ay. 22).

REFLEKSI
Tuhan mengajar kita untuk mengaku dosa dan bertanggung jawab atas perbuatan kita. Ketika kita harus menjalani hukuman karena kesalahan kita, Dia menopang kita dengan anugerah-Nya.

TEKADKU
Tuhan, aku bawa semua dosa dan kesalahanku kepada-Mu. Berikanlah anugerah-Mu, ya Tuhan.

TINDAKANKU
Mulai hari ini aku akan berhenti menyalahkan orang lain dan mulai belajar untuk bertanggung jawab atas kesalahanku.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*