suplemenGKI.com

SEMANGAT KARENA FIRMAN-NYA

Yosua 8:1-23

 

Pengantar
Kegagalan bukanlah suatu hal yang diharapkan terjadi di dalam kehidupan kita sebab kenangan akan kegagalan sering membuat kita putus asa dan hilang harapan. Apabila kita berjumpa dengan kondisi yang sama, belum tentu kita siap menghadapi situasi tersebut. Dalam situasi tertentu, kita memilih untuk menghindari terulangnya kegagalan. Perjuangan Yosua dalam menaklukkan kota Ai memperlihatkan kepada kita bahwa kegagalan bukan akhir dari segalanya.

Pemahaman

  • Ayat 1-9          : Bagaimana cara Tuhan membangkitkan semangat Yosua?
  • Ayat 10-23      : Respons apa yang ditunjukkan Yosua terhadap Firman Tuhan?

Dalam konteks bangsa Israel sebagai umat pilihan Tuhan, maka Tuhan menuntun perjalanan panjang mereka menuju Tanah Perjanjian. Perjalanan itu bukanlah perjalanan yang mudah karena mereka harus melintasi jalan yang sulit dan juga harus berhadapan dengan banyak orang atau pasukan yang coba menghentikan langkah mereka menuju Tanah Perjanjian. Bukan hanya itu saja, dalam perjalanan itu juga terdapat banyak dinamika perasaan yang dialami oleh bangsa Israel sehingga dapat mempengaruhi kualitas keyakinan iman mereka pada pimpinan Tuhan.

Dengan berdasar pada Firman yang sudah Tuhan sampaikan, Yosua memimpin bangsanya untuk menempati Tanah Perjanjian. Di tengah perjalanan tersebut mereka harus berjumpa dengan berbagai urusan atau masalah yang menghadang. Salah satunya adalah ketika Yosua harus memasuki kota Ai. Yosua dan bangsa Israel mengintai kota tersebut dan pada saat itu pasukan yang dikirim oleh Yosua harus kalah dengan pasukan dari kota Ai (Yos. 7:5). Kekalahan itu membuat harapan bangsa Israel menjadi pudar. Mereka kehilangan semangat akibat kegagalan yang mereka dapatkan.

Firman Tuhan datang kepada Yosua untuk memberi pencerahan kepadanya. Pada situasi tersebut, semangat Yosua menjadi bangkit sebab ia merasa bahwa Tuhan menyertainya. Firman Tuhan untuk tidak takut dan tidak tawar hati, tidak hanya sekadar membangkitkan semangat Yosua tetapi membuatnya tetap taat kepada Tuhan walau pernah mengalami kegagalan. Sebelumnya, Yosua dan bangsa Israel hanya menyiapkan tiga ribu orang pasukan. Pada situasi kali ini, Yosua dan bangsa Israel bersiap dengan jumlah tiga puluh ribu orang dan menggunakan cara yang telah ditentukan oleh Tuhan agar mereka dapat menguasai kota Ai.

Ketika mengalami kegagalan, Yosua tidak berhenti berusaha. Ia mengarahkan perhatiannya kepada Firman Tuhan sebab Tuhan juga tidak pernah meninggalkan bangsa Israel dalam perjalanan mereka. Tuhan selalu menuntun lewat Firman-Nya, sejak awal mula dipilih sebagai pemimpin Israel sampai pada masa akhirnya, Yosua selalu dituntun oleh Firman-Nya. Firman Tuhan menjadi pedoman bagi Yosua, sehingga ia bersemangat untuk menjalani tugasnya. 

Refleksi
Ambillah waktu dan carilah tempat yang teduh dan tenang untuk merenungkan bagian bacaan pada hari ini. Jawablah beberapa pertanyaan berikut ini:

1)      Apakah dalam hari-hari belakangan ini Saudara sedang mengalami kegagalan dan mengalami putus asa?

2)      Apakah Saudara merasa bahwa Firman Tuhan masih memberi petunjuk dan semangat di dalam kehidupan Saudara, sehingga Saudara terus setia membaca dan merenungkan Firman-Nya?

Tuhan akan selalu menuntun dan menyertai kita di berbagai situasi dan kondisi kehidupan. Marilah kita selalu bersemangat dalam merenungkan Firman-Nya agar kita semakin mengenal setiap rencana-Nya di dalam kehidupan kita!

Tekadku
Tuhan, berilah kami semangat untuk menjalani hari-hari kami. Pimpinlah kami untuk selalu setia mendengarkan petunjuk melalui setiap Firman-Mu. 

Tindakanku
Mulai hari ini, saya akan rajin memberi kalimat motivasi, atau juga ayat Alkitab yang dapat membangkitkan semangat kepada setiap anggota keluarga.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«