suplemenGKI.com

Selasa, 13 Juli 2021

12/07/2021

JANJI PENYERTAAN

Yeremia 23:7, 8

 

PENGANTAR
Kata “penyertaan” berfokus pada makna “proses, cara atau perbuatan menyertai”.  Kata tersebut menunjuk pada tindakan subyek atau pribadi yang tetap mengiringi, berjalan bersama, menemani atau mendampingi secara berkelanjutan.  Tidak ada kesempatan dimana subyek atau pribadi tersebut lengah atau terpisah dari subyek lain yang disertai.  Apakah kebenaran makna dan janji ini melekat pada diri Allah?  Mari kita merenungkan bersama!

PEMAHAMAN

  • Keyakinan iman seperti apakah yang Yeremia ingatkan kepada Yehuda? (ayat 7)
  • Janji seperti apakah yang Yeremia sampaikan kepada Yehuda? (ayat 8)
  • Bagaimana pengalaman saudara disertai Tuhan?

Allah menegur keras sikap para gembala di Yehuda karena telah menelantarkan dan membiarkan “kambing-domba”, yang adalah umat Allah sendiri, tersesat dan tercerai-berai.  Allah memandang sikap para gembala palsu tersebut sebagai “perbuatan yang jahat” dan akan membalas perbuatan mereka (ayat 2).  Di sisi lain, tampaknya pengalaman ditinggalkan, tersesat dan tanpa penggembalaan menjadikan umat Allah kehilangan kepercayaan.  Bukan hanya kepada para pemimpin yang terlihat, tapi mungkin juga kepada Allah yang tidak terlihat.   Kehidupan iman dan ibadah mereka hanya bergantung pada cerita masa lalu tentang Allah yang memimpin “Israel keluar dari tanah Mesir” (ayat 7).  Percaya akan karya Allah bagi Israel di masa lalu.  Namun seolah kehilangan pengharapan akan penyertaan Allah di masa penderitaan.

Yeremia dipakai Allah menyampaikan janji penyertaan-Nya, “waktunya akan datang” sebagai penegasan bahwa keadaan yang sekarang akan diubahkan ketika Allah “menuntun dan membawa pulang keturunan kaum Israel keluar dari tanah utara dan dari segala negeri ke mana Ia telah mencerai-beraikan mereka!, maka mereka akan tinggal di tanahnya sendiri”  (ayat 8).  Kata “menuntun” menegaskan kehadiran Allah yang menyertai umat-Nya.  Allah terus menemani, mengiringi dan mendampingi umat-Nya itu dengan tegas menyatakan bahwa masa depan sungguh ada di dalam Dia.  Firman-Nya mengajak umat mempercayai Allah sebagai Sang Pemilik kehidupan.  Pada akhirnya umat Allah bukan hanya kembali ke tanah air, tetapi yang paling penting berbalik kepada-Nya.  Janji yang diberikan Allah adalah janji rohani yang merupakan lentera terang dalam kegelapan hidup umat Allah, serta membawa harapan dan iman untuk tidak menyerah sesulit apapun keadaannya.

Perjalanan kehidupan yang sarat dengan persoalan, terlebih di masa pandemi, sesungguhya tidak pernah memutus penyertaan-Nya bagi kita.  Meskipun seolah pergumulan terasa berat, tetaplah percaya bahwa Allah tidak meninggalkan umat-Nya.  Sama seperti situasi kelas saat ujian, guru tetap ada di dalam dan tidak meninggalkan kelas.  Guru akan mengawasi dan mengambil tindakan yang tepat.  Demikian juga Allah bagi setiap orang percaya di tengah masa “ujian” pandemi ini. Allah ada dan tetaplah percaya bahwa janji penyertaan-Nya selalu nyata. Mari wujudkanlah iman dengan terus berpegang pada janji-Nya dan menjaga komunikasi dengan Allah melalui ibadah.

REFLEKSI
Mari merenungkan: Allah selalu hadir menyertai pergumulan umat-Nya.  Allah ada untuk menemani, mengiringi, mendampingi, mengawasi dan terus menyatakan perbuatan baik menurut rencana dan waktu-Nya sendiri. 

TEKADKU
Tuhan, terimakasih firman-Mu hari ini mengingatkan kami akan penyertaan-Mu yang nyata.  Tolonglah agar dalam keadaan apapun kami ingat dan mampu meyakini penyertaan-Mu.  Ampunilah kami, sebab seringkali kami tidak mampu merasakan penyertaan-Mu.  Bukan karena Engkau tidak hadir tetapi kamilah yang kurang percaya. 

TINDAKANKU
Hari ini sebagai wujud keyakinan akan penyertaan Tuhan, aku mau menceritakan pengalaman disertai Tuhan kepada anggota keluarga atau teman yang aku jumpai.  Agar mereka ingat penyertaan Tuhan yang nyata.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«
Next Post
»