suplemenGKI.com

Sabtu, 24 April 2021

23/04/2021

MENGASIHI DENGAN PERBUATAN

1 Yohanes 3:16-24

 

Pengantar
Relasi yang sehat dapat terjalin apabila kedua belah pihak dapat saling mengasihi satu dengan yang lain. Tanpa kasih dan keinginan untuk saling mengasihi, semuanya menjadi hampa. Kasih hanya akan menjadi konsep yang tak pernah dilakukan. Hari ini, surat Yohanes menyapa kita untuk memahami kasih Allah yang besar bagi kita dan Ia menempatkan kasih itu di dalam kehidupan dengan sesama.

Pemahaman

  • Ayat 16-18           : Konsep mengasihi seperti apa yang ditawarkan oleh Yohanes?
  • Ayat 19-24           : Apa kaitan antara mengasihi sesama dengan mengasihi Allah?

Salah satu pesan yang khas dalam surat Yohanes, yaitu tentang saling mengasihi semakin muncul dengan kuat pada bagian ini. Yohanes menggambarkan konsep kasih bukan hanya terjadi di antara Allah dengan manusia, tetapi juga terjadi di antara manusia dengan sesamanya. Kasih yang muncul di dalam kehidupan dengan sesama adalah kasih yang diharapkan terjadi di dalam kehidupan setiap pembaca surat ini. Konsep kasih yang sedang disampaikan oleh Yohanes akan memperkuat kasih dari Allah itu sendiri, yaitu kasih akan terwujud secara nyata karena setiap orang saling mengasihi.

Ayat 16 secara jelas mengungkapkan bahwa kasih yang nyata juga dilakukan oleh Yesus Kristus sendiri ketika ia menyerahkan nyawa-Nya untuk kita. Semua Ia lakukan karena Ia mengasihi kita. Kasih yang dilakukan secara total juga harus dilakukan di antara kita dengan sesama kita. Yohanes menggunakan istilah “wajib menyerahkan nyawa kita untuk saudara-saudara kita (ay.16)” yang menegaskan bahwa ketika mengasihi sesama haruslah dilakukan dengan sungguh-sungguh sambil menghayati besarnya kasih Allah kepada kita. Kasih Allah yang telah diterima diwujudnyatakan dalam perilaku dan kehidupan sehari-hari, dengan cara mengasihi saudara-saudara. Bila kita mengasihi Allah, maka kita pasti mengasihi sesama manusia. Kasih itu juga tidak hanya dilakukan lewat kata-kata atau lidah, tetapi dengan tindakan. Yohanes juga memberi contoh dengan wajib memberi bantuan. Kalau tidak melakukannya, berarti tidak memiliki kasih Allah.

Yohanes juga menekankan peran hati. Kalau seseorang melakukan hal yang benar, maka hatinya akan tenang. Demikian juga kalau kita menuruti segala perintah-Nya dan berbuat apa yang berkenan kepada-Nya (ayat 22). Dalam kondisi demikian, kita memiliki “keberanian percaya untuk mendekati Allah”. Kehadiran Roh juga menjadi bagian yang penting dalam kesatuan antara merasakan kasih Allah dan mewujudkannya di dalam perbuatan. Roh Allah akan mengingatkan setiap umat-Nya akan perintah-Nya dan kebenaran firman-Nya. Setiap orang akan ditolong untuk melakukan perbuatan yang berkenan kepada-Nya. Dengan demikian juga, maka setiap orang semakin mampu menghayati Yesus yang sudah bangkit dan tercermin melalui kasih-Nya secara nyata melalui setiap perbuatan dan tindakan.

Refleksi
Dalam keheningan, marilah kita mengambil waktu dan mengarahkan pikiran kita pada kasih-Nya yang besar dengan menjawab beberapa pertanyaan berikut ini: 1) Apakah hati kita merasa tenang setiap kali kita mewujudkan kasih lewat tindakan nyata? 2) Siapakah orang yang menurut Saudara dalam waktu belakangan ini kurang mendapatkan kasih yang seharusnya Saudara berikan?

Saudara yang terkasih, kasih Allah perlu diwujudkan secara nyata di dalam kehidupan kita setiap hari. Kita melakukannya bukan karena sebuah keharusan belaka, tetapi kita mewujudkan kasih dalam perbuatan sebagai tanda bahwa kita sedang menghidupi pesan kasih Kristus yang sudah bangkit dan hidup di dalam kehidupan kita. Ada banyak orang yang sedang membutuhkan kasih Allah melalui sapaan, perhatian, atau sentuhan di dalam hatinya. Masa pandemi membuat setiap orang mudah untuk merasa sendiri dan kesepian. Jadilah penyalur kasih Allah bagi kehidupan mereka!

Tekadku
Tuhan, kami bersyukur karena kami diingatkan untuk mewujudkan kasih-Mu secara nyata di dalam kehidupan kami. Mampukan kami pada hari ini dan seterusnya agar dapat terwujud lewat perbuatan kami kepada orang-orang di sekitar kami.

Tindakanku
Pada hari ini, saya akan menelepon satu orang yang saya kenal dan sedang membutuhkan kasih Allah. Saya akan memberikan sapaan, perhatian, serta mendoakannya.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*