suplemenGKI.com

Sabtu, 17 April 2021

16/04/2021

Lukas 24 : 36-48

MAKAN BERSAMA KRISTUS

 

PENGANTAR
Kegiatan makan bersama sudah ada sejak jaman Perjanjian Lama, baik dilakukan dalam keluarga maupun dilakukan dengan orang lain untuk menjalin sebuah relasi. Kita juga tidak bisa memungkiri bahwa makan bersama itu sangat penting, baik bersama keluarga maupun dengan relasi. Paling tidak melalui makan bersama dapat menjalin keakraban, antara yang  satu dengan yang lainnya.

Tuhan Yesus sendiri memandang penting dalam makan bersama. Alkitab mencatat banyak peristiwa dimana Tuhan Yesus makan bersama dengan Lewi, Zakeus, para pemungut cukai dan orang berdosa serta dengan keduabelas murid-Nya. Bahkan pada malam terakhir menjelang penyalibanpun, Tuhan Yesus makan paskah bersama dengan para murid. Dalam setiap moment makan bersama tersebut pasti memiliki tujuan yang berbeda. Nah dalam renungan hari ini kita akan membahas perististiwa Yesus makan bersama setelah kebangkitan-Nya.

PEMAHAMAN

  • Apa yang terjadi dengan para murid, ketika Tuhan Yesus tiba-tiba menampakkan diri di tengah-tengah mereka ? (ayat 36-40 )
  • Perhatikan kalimat, “Adakah padamu makanan di sini ?”. Lalu mereka memberikan kepada-Nya sepotong ikan goreng. Ia mengambilnya dan memakannya di depan mata mereka. ( ayat 41-43).
  • Mengapa Tuhan Yesus menanyakan makanan ? Apa tujuan-Nya ?
  • Bagaimana Tuhan Yesus meyakinkan para murid tentang kemesiasan-Nya ? ( ayat 44-48)

Peristiwa kematian Yesus Kristus di kayu salib di Golgota, menyisahkan duka yang mendalam dan ketakutan bagi para murid. Suasana di minggu pertama itupun masih mencekam, sehingga mereka tinggal di rumah dengan pintu-pintu terkunci. Dalam situasi yang mencekam itulah beberapa perempuan dari kalangan para murid memberitakan berita kebangkitan Yesus. Dan untuk memperkuat berita tersebut Kleopas dan temannya juga memberitakan hal yang sama. Hal itupun belum bisa meyakinkan mereka bahwa Yesus telah bangkit. Nah di dalam kebimbangan itulah Yesus tiba-tiba hadir di tengah-tengah mereka dengan menyatakan salam damai sejahtera (36). Sudah barang tentu kehadiran Yesus secara tiba-tiba itu membuat para murid semakin takut bahkan mengira hantu (37).  Dan untuk meyakinkan para murid maka Tuhan Yesus memperlihatkan tangan dan kaki-Nya serta memerintahkan murid-murid meraba-Nya (38-39). Bahkan Yesuspun berkata,”Aku sendirilah ini”.

Dan untuk lebih meyakinkan murid-murid, maka Tuhan Yesus bertanya, “Adakah padamu makanan di sini”. (41). Lalu mereka memberi sepotong ikan goreng, maka Yesus mengambil dan memakannya di depan para murid (42-43). Apa yang dilakukan Yesus disini hendak menegaskan: Yang pertama, bahwa IA bukan hantu tetapi Tuhan, yang telah mati disalib dan telah bangkit kembali. Kedua, bahwa apa yang pernah di katakan Yesus ketika masih bersama-sama dengan para murid adalah penggenapan nubuatan kitab Taurat tentang Mesias (44-46). Ketiga : bahwa para murid adalah saksi dari semuanya (48).

Dengan demikian makan bersama Kristus dapat memberi makna yang dalam. Dimana Kristus menyatakan tujuan dari kasih-Nya, agar kita jangan bimbang namun percaya dengan sungguh-sungguh dan dapat memahami perintah-Nya untuk menjadi saksi bagi Kristus.

REFLEKSI :
Marilah kita merenungkan: Apakah tradisi makan bersama keluarga di keluarga anda masih berjalan ?
Apakah dalam makan bersama keluarga tersebut anda menghadirkan Kristus, dengan saling menguatkan ? bagaimana pengalaman anda ?

TEKADKU :
Ya Tuhan, kami bersyukur melalui Firman-Mu, kami diingatkan kembali akan pentingnya makan bersama dengan keluarga. Tolonglah kami supaya dapat membangun kehidupan iman keluarga kami melalui moment makan bersama ini. Amin.

TINDAKANKU :
Mulai hari ini, saya akan menyediakan waktu untuk makan bersama keluarga, dan saya akan memakai kesempatan ini sebagai wadah persekutuan yang indah.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*