suplemenGKI.com

TAHU, TETAPI TIDAK KENAL

Markus 8:27-38

 

Pengantar
“Apakah kamu kenal Taufik Hidayat?”, tanya seorang bapak. “Saya tahu Taufik Hidayat adalah seorang pemain bulu tangkis Indonesia, tapi saya tidak kenal siapa dia”. Itulah potongan percakapan santai antara saya dengan seorang bapak beberapa waktu yang lalu. “Tahu” yang dimaksud adalah soal identitas, tetapi “kenal” adalah soal kedalaman relasi atau hubungan. Dalam Injil pada hari ini, Petrus tahu siapa itu Yesus, tetapi dia belum mengenal lebih dalam tentang Yesus.

Pemahaman

•   Ayat 27-30           : Mengapa Yesus bertanya tentang diri-Nya?

•   Ayat 31-33           : Apa yang dilakukan oleh Petrus?

•   Ayat 34-38           : Apa inti pengajaran Yesus?

Di dalam perjalanan pelayanan-Nya, Yesus berjumpa dengan berbagai kondisi kehidupan. Banyak orang sudah mengikuti ke mana pun Ia pergi. Saat itu Yesus berada di Kaisarea Filipi, sebuah tempat yang pada saat itu Ia kunjungi. Rupanya di sana banyak orang yang belum mengenal Yesus. Ketika Yesus bertanya kepada para murid-Nya, maka mereka menjawab bahwa orang-orang itu belum mengenal Yesus tetapi menyamakan-Nya dengan tokoh yang lain, seperti Yohanes Pembaptis, Elia, atau juga Yesus dianggap seperti nabi pada umumnya. Akan tetapi, jawaban Petrus adalah jawaban yang mewakili pengenalan para murid tentang Yesus. Petrus menjawab bahwa Yesus adalah Mesias. Ungkapan “Mesias” hanya dapat terucap dari mereka yang memang sangat beriman dan percaya bahwa Yesus adalah Juruselamat yang dijanjikan dan kehadiran-Nya adalah penggenapan atas janji Allah bagi manusia. Dengan demikian, jawaban Petrus sesungguhnya adalah jawaban yang muncul dari iman Petrus kepada Yesus Kristus.

Situasi menjadi berbalik ketika Petrus mendengar ajaran yang disampaikan oleh Yesus. Bagi Petrus, “Mesias” tidak mungkin mengalami penderitaan seperti apa yang sudah disampaikan oleh Yesus. Hal itu mengguncang imannya kepada Yesus, sehingga Petrus menarik Yesus dan menegur-Nya. Padahal, Yesus sedang memperkenalkan sosok Mesias yang hadir untuk manusia, yang rela menderita demi manusia demi menyelamatkan manusia dari hukuman dosa. Untuk itulah Yesus juga memarahi Petrus karena Petrus hanya berpegang pada apa yang ia pahami. Dalam situasi ini, kita dapat melihat bahwa Petrus mengetahui bahwa Yesus adalah Mesias, akan tetapi Petrus belum mengenal lebih dalam tentang Yesus yang hadir sebagai Mesias dan akan menyelamatkan manusia.

Yesus melanjutkan pengajaran-Nya dengan menjelaskan hal-hal yang memang juga akan dialami oleh para murid-Nya, yaitu harus siap “menyangkal diri, memikul salib, dan mengikut Aku” (ayat 34). Pada intinya, Yesus mengajarkan kepada para murid-Nya bahwa mereka harus sungguh-sungguh dengan sepenuh hati untuk mengikut Yesus dan menghadapi berbagai situasi dan tantangan yang sulit. Karena hanya dengan cara demikian, kemuliaan Bapa dapat dirasakan di sepanjang hidupnya.

Refleksi
Petrus memberi pengaruh besar dalam bagian Injil pada hari ini. Petrus adalah sosok yang banyak tahu, tetapi belum mengenal lebih dalam tentang Yesus. Kita adalah murid-Nya yang sudah mendengar berbagai kesaksian dan ajaran-Nya melalui Firman Tuhan. Kita pasti tidak hanya sekadar tahu tentang Yesus, tetapi kita juga semakin mengenal-Nya. Petrus mengalami perubahan hidup setelah ia membuka dirinya untuk mengenal setiap ajaran yang disampaikan oleh Yesus.

Dalam kehidupan setiap hari, kita selalu ditantang untuk semakin mengenal Dia setiap saat. Kita tidak hanya melatih diri secara rohani lewat membaca Alkitab dan berdoa, tetapi kita juga diajak untuk bisa melakukannya di tengah kehidupan sehari-hari. Dengan melakukan setiap Firman-Nya, kita pasti akan semakin mengenal-Nya dan selalu rindu untuk mencari Dia agar kita semakin dikuatkan dan dicerahkan oleh cinta kasih-Nya.

Tekadku
Tuhan, kami ingin semakin dalam mengenal-Mu agar kami semakin kuat, yakin, dan mantap dalam menjalani hidup beriman kepada-Mu.

Tindakanku
Pada hari ini, saya akan membuat daftar kebaikan-kebaikan Tuhan yang Ia hadirkan di dalam kehidupan saya. Di malam hari, saya akan berdoa dan mengucap syukur atas semua kebaikan yang sudah Ia berikan.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*