suplemenGKI.com

TINGGAL DI DALAM KRISTUS, SANG POKOK ANGGUR

Yohanes 15:1-8

 

Pengantar
Di masa pandemi Covid-19 ini kita perlu mengkonsumsi makanan bergizi untuk meningkatkan imunitas.  Bila tubuh menerima asupan makanan yang bergizi maka kita akan sehat dan imunitas meningkat hingga kita bisa melakukan karya hidup dengan baik. Bagaimana dengan spiritualitas kita, apakah juga telah mendapatkan asupan gizi rohani yang baik dan benar? Kala kita sedang  berkonsentrasi meningkatkan imunitas tubuh kita di masa pandemi ini,  apakah kita juga sedang berkonsentrasi untuk meningkatkan imunitas spiritualitas kita? Apa yang harus kita lakukan agar spiritualitas kita sehat? Marilah kita merenungkannya!

Pemahaman 

  • Ayat 1      : Mengapa YESUS menyebut diri-Nya sebagai Pokok Anggur yang benar?
  • Ayat 2-7  : Bagaimanakah relasi ranting dan Pokok Anggur? Mengapa ranting harus tinggal melekat pada Sang Pokok Anggur?
  • Ayat 8      : Apakah ciri-ciri kehidupan murid KRISTUS yang memuliakan BAPA?

Dalam bacaan Alkitab yang kita perhatikan hari ini, TUHAN YESUS memperkenalkan diri-Nya sebagai Pokok Anggur yang benar. Pokok anggur memiliki memiliki peran besar dalam menghidupi dan menyelamatkan ranting-rantingnya. Kita adalah ranting yang tak bisa hidup terpisah dari Sang Pokok Anggur. Kita dipanggil untuk tinggal pada Sang Pokok Anggur guna menyerap nutrisi kehidupan yang sangat kita butuhkan. Hanya dengan asupan nutrisi dari Sang Pokok anggur, kita dapat hidup segar, sehat dan terus berbuah banyak.  

Tinggal dalam KRISTUS berarti  terus menerus menempel atau melekat secara tetap dan berkesinambungan, bukan musiman. Kamus Besar Bahasa Indonesia mengartikan kata “melekat” dengan, benar-benar menempel sehingga tidak mudah lepas; karib sekali; tertanam; tetap terpaku pada…; terpaut. Jadi “melekat pada KRISTUS” artinya benar-benar menempel pada KRISTUS sehingga tidak mudah lepas; bergaul karib sekali dengan KRISTUS; tertanam di dalam KRISTUS; tetap terpaku pada KRISTUS; hatinya selalu terpaut pada KRISTUS.

Tinggal dan melekat pada KRISTUS berarti selalu berelasi erat dan berjalan bersama KRISTUS setiap saat hingga kita makin hidup berinsipirasikan teladan dan kasih KRISTUS.  Dengan demikian hidup kita akan berbuah banyak guna mengalirkan kasih KRISTUS yang menyelamatkan. Ketika hidup kita melekat dengan baik kepada KRISTUS, maka aliran kehidupan, sukacita, damai sejahtera, kekuatan, penghiburan, hikmat dan lainnya akan mengalir bagaikan sari makanan yang mengalir pada ranting pohon yang baik. Kasih KRISTUS akan senantiasa mengalir dalam hidup kita dan terang KRISTUS menerangi hidup kita. Hidup kita akan menghasilkan buah baik yang dapat dinikmati oleh orang banyak. Kasih dan kebaikan hati kita akan diketahui oleh orang banyak.

Refleksi
Dalam keheningan marilah kita merenungkan: Selama ini, kepada apa/ siapa hati kita melekat erat? Waspadalah! Dunia banyak menawarkan pokok anggur yang palsu! Kesenangan dan kesuksesan duniawi, hal-hal menarik dari medsos, pelbagai tayangan online yang serba bebas, bisa menarik  kita untuk mencari dan menyerap aliran makanan dari tempat lain, bukan dari Pokok Anggur yang benar. 

Tekadku
TUHAN YESUS, mampukanlah aku untuk makin melekat erat dan tinggal dalam-MU dengan selalu hidup mendekat kepada-MU, apa pun musim kehidupan yang harus ku hadapi. 

Tindakanku:
Aku akan terus setia melakukan disiplin rohani: berdoa, bersaat teduh dan membaca Alkitab secara berkesinambungan agar hidupku makin melekat dan tinggal dalam KRISTUS hingga mampu menghasilkan buah-buah yang memuliakan TUHAN.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«
Next Post
»