suplemenGKI.com

Damai Sejahtera

Yohanes 20:19-31

 

Pengantar
                Setiap manusia pasti senang hidup dalam ketenangan, namun pada kenyataannya banyak orang yang sulit untuk mendapatkan ketenangan hidup, bahkan semakin lama ketenangan hidup itu menjadi sesuatu yang jarang atau mahal harganya. Maka tidak mengherankan kalau orang berusaha untuk mencari tempat tinggal yang tenang dan nyaman, baik itu di kota atau di negara lain. Bagaimanakah seseorang seharusnya mendapatkan ketenangan?

Pemahaman
Ay 19, Apa yang terjadi pada waktu para murid berkumpul setelah kematian Yesus?
Ay 19-21, Apa yang Yesus katakan waktu menampakkan diri kepada para murid-Nya?
Ay 22-23, Apa yang Yesus katakan kepada para murid?
Ay 24-25, Apa yang dikatakan para murid kepada Tomas dan apa jawaban dari Tomas?
Ay 26-29, Apa yang dilakukan Yesus kepada Tomas?
Ay 30-31, Apa yang menjadi tujuan Yohanes menuliskan ini semua?

Setelah kematian Yesus diatas kayu salib, murid-murid-Nya menjadi takut terhadap orang-orang Yahudi yang membenci pengikut Yesus. Maka ketika mereka berkumpul disatu tempat, mereka pasti mengunci erat-erat pintu tersebut. Mereka mendiskusikan apa yang sedang terjadi, ditambah berita dari perempuan-perempuan bahwa tubuh Yesus tidak ada di kubur dan Yesus dinyatakan bangkit. Dalam suasa mereka bingung, takut, ragu-ragu bercampur sedikit percaya, maka tiba-tiba Yesus menampakkan diri di tengah-tengah mereka sambil berkata:”Damai sejahtera bagi kamu”

Sesudah berkata demikian Yesus menunjukkan bekas lukanya kepada para murid-murid-Nya, dan mereka sangat bersuka cita karena mereka melihat Tuhan. Yesus sekali lagi berkata: “Damai sejahtera bagi kamu”, sama seperti Bapa mengutus Aku, demikian juga sekarang aku mengutus kamu.”

Para murid yang dalam kondisi ketakutan dikuatkan dan diberikan damai sejahtera dalam hidupnya. Namun pada pertemuan yang pertama Yesus dan para murid, sayangnya Tomas tidak hadir dan para murid menceritakan bagaimana mereka berjumpa dengan Yesus yang bangkit, tetapi Tomas menolak untuk percaya sebelum mencucukkan jarinya ke tangan Yesus.

Delapan hari kemudian para murid termasuk Tomas berkumpul diruang yang tertutup dan terkunci, tiba-tiba Yesus berdiri ditengah-tengah mereka dan berkata: ”Damai sejahtera bagi kamu. Lalu Ia berkata kepada Tomas, untuk mencucukkan jarinya ke telapak tangan Yesus, dan mencucukkan tangannya kelambung Yesus, serta berharap bahwa Tomas dapat percaya pada kebangkitan Yesus. Tomas hanya menjawab:”Ya Tuhanku dan Allahku!” Lalu Yesus menyatakan kepadanya:”Karena engkau telah melihat Aku, maka engkau percaya. Berbahagialah mereka yang tidak melihat, namun percaya.”

Refleksi
Renungkanlah: Apakah anda sudah menemukan damai sejahtera di dunia ini? Apakah anda sekarang hidup Damai Sejahtera dalam Tuhan? Apakah anda masih mencari damai sejahtera di luar Tuhan?

Setelah anda hidup dalam damai sejahtera apakah anda menjadi duta Kristus?

Tekadku
Ya Tuhan sering kali kami malah mencari damai sejahtera di luar Yesus, padahal Engkau memberikan damai sejahtera-Mu kepada setiap orang yang percaya. Ampunilah kami ya Kristus

Tindakanku
Hari ini saya menyakinkan hidup saya damai sejahtera di dalam Kristus.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«