suplemenGKI.com

JANJI PEMULIHAN

Yeremia 33:14-16

 

Pengantar
Saat pandemic Covid 19 berkepanjangan, apakah yang Saudara rasakan? Apakah Saudara mulai bosan dan bahkan merasa menderita di tengah pandemi yang terjadi? Kita bersyukur kalau kondisi makin membaik dan semoga terus membaik. Apakah Saudara yakin bahwa ALLAH sanggup memulihkan kondisi kehidupan menjadi lebih baik? Marilah kita merenungkannya! 

Pemahaman
Ayat 14 : Apa yang Saudara pikirkan tentang karakter TUHAN ketika membaca kabar bahwa pada saatnya nanti Ia akan menepati janji-Nya?
Ayat 15-16 : Apakah isi janji TUHAN kepada umat-Nya?

Yeremia 33:14-16, merupakan akhir dari bagian yang disebut ”Kitab Penghiburan” (Yer. 30-33). Bagian  ini merupakan ulangan atau penegasan terhadap nubuat sebelumnya tentang janji pengharapan dari ALLAH bagi umat-Nya. Pengulangan atau penegasan semacam ini dimaksudkan untuk membangkitan harapan baru bagi umat ALLAH yang sedang bergumul dalam penderitaan di pembuangan. Babel terlalu kuat bagi mereka sebab kerajaan Asyur yang begitu besar dan kuat pun tidak mampu melawannya. Memang ALLAH sudah memberikan janji pemulihan kepada mereka (pasal 32- 33:13) namun apalah artinya jika tidak ada tokoh yang akan memimpin mereka. Di tengah penderitaan,  pastilah dalam hati mereka terbersit pertanyaan besar: siapakah yang dapat memulihkan mereka?

ALLAH mengetahui segala pergumulan masa depan mereka. Dia juga tahu bahwa sebuah bangsa dapat hidup dengan tentram dan damai jika mereka mempunyai raja yang melaksanakan keadilan dan kebenaran. Oleh karenanya Dia berjanji akan menepati janji-Nya dengan menumbuhkan  Tunas keadilan bagi Daud. Ungkapan ini menunjukkan datangnya penguasa yang sah, adil dan benar.

Janji itu pada akhirnya berujung pada datangnya kebebasan, kedamaian, keselamatan dan kehidupan bagi umat TUHAN. Dalam sejarahnya, para penguasa yang jahat, baik dari kalangan Israel maupun dari bangsa-bangsa lain, akan menerima hukuman dari TUHAN atas kejahatan mereka. ALLAH pun dengan berbagai cara berinisiatif membebaskan umat-Nya bahkan memberikan mereka kesempatan untuk pulang ke negeri mereka, ke Yerusalem, kota idaman mereka. Mereka akan pulang untuk menikmati damai sejahtera dari TUHAN.

Berita pemulihan yang disampaikan Yeremia memberi semangat dan harapan baru bukan hanya bagi umat pada masa lampau tapi juga bagi kita di masa kini.  Kita semua disadarkan kembali bahwa ALLAH tetap memperhatikan hidup umat-Nya. Ia mau turun tangan untuk menolong dan memulihkan hidup umat-Nya. Bila demikian, maukah kita mempercayakan hidup dan masa depan di tangan-Nya?

Refleksi:
Dalam keheningan, ingatlah kembali saat-saat Saudara dalam kondisi sulit dan terjepit. Atau mungkin saat ini Saudara sedang bergumul dalam tekanan dan himpitan persoalan? Apakah Saudara kehilangan pengharapan atukah mengimani bahwa TUHAN berinisiatif menyiapkan karya pemulihan?

Tekadku
Ya TUHAN, mampukanlah aku terus meyakini janji-janji Firman-Mu hingga terus semangat berpengharapan di tengah tekanan kehidupan.

Tindakanku
Aku akan menelpon teman atau keluarga yang sedang bersedih dan putus asa untuk menguatkan mereka agar mereka kembali berpengharapan pada TUHAN.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«