suplemenGKI.com

Kamis, 15 April 2021

14/04/2021

Kisah Para Rasul 3 : 12-19

MEMBERITAKAN KRISTUS YANG BANGKIT

 

PENGANTAR
Kesembuhan orang lumpuh dalam perikop sebelumnya ( 3 : 1-10 ), membuat banyak orang heran dan kagum serta bertanya-tanya, bagaimana mungkin orang yang lumpuh sejak lahir dapat disembuhkan ? Jika orang banyak itu kagum terhadap peristiwa kesembuhan tersebut, lalu kagum kepada siapa ? Yang pasti mereka kagum kepada Petrus dan Yohanes yang telah menyembuhkan orang lumpuh tersebut. Jika orang-orang yang menyaksikan peristiwa tersebut kagum kepada Petrus dan Yohanes, lalu bagaimana respons Petrus dan Yohanes terhadap peristiwa tersebut? Renungan hari ini akan menjelaskannya.

PEMAHAMAN

  • Bagaimana respons Petrus dan Yohanes terhadap peristiwa penyembuhan tersebut ? ( ayat 12-16 )
  • Apa yang dilakukan Petrus dalam memperkenalkan Kristus kepada orang banyak ? (ayat 16-19)

Dalam tanggapan Petrus kepada orang banyak yang kagum terhadap dirinya, dengan tegas Petrus menyangkal bahwa dirinya tidak memiliki kuasa untuk menyembuhkan (12). Petrus adalah manusia biasa, sama seperti mereka semua. Itu sebabnya Petrus menyebut, Allah Abraham, Ishak dan Yakub (13). Dengan menyebut Allah Abraham, Ishak dan Yakub maka orang banyak dapat memahami bahwa kuasa penyembuhan itu datangnya dari Tuhan Allah yang hidup. Namun dengan tegas Petrus mengatakan bahwa penyembuhan tersebut terjadi dalam nama Yesus Kristus (3:6). Petrus juga mengingatkan kepada mereka, bahwa nama Yesus yang telah mereka tolak dan mereka bunuh (14-15) adalah Sang Mesias yang dimuliakan Allah, atau Hamba Tuhan yang kudus dan benar serta pemimpin kepada hidup. Yesus Kristus itulah,  yang telah membawa kesembuhan bagi si lumpuh tersebut (16).

Setelah Petrus memberitakan tentang Kristus, kemudian Petrus mendorong mereka untuk bertobat. Walaupun mereka telah menolak Kristus bahkan telah membunuh-Nya, bagi Petrus hal itu dianggap sebagai ketidaktahuan (17). Namun masih ada kesempatan bagi mereka untuk bertobat. Jika mereka bertobat maka dosa mereka dihapuskan (19) atau mereka mendapat pengampunan dosa, sehingga mereka yang bertobat akan mengalami kelegaan yaitu damai sejahtera dan sukacita. Dengan hikmat Allah dan keberanian Petrus menyampaikan berita pertobatan. Kiranya kita juga diberi hikmat dan keberanian yang sama oleh Allah dalam melayani Tuhan, sehingga berita pengampunan dosa tersampaikan dan orang yang mendengar dapat bertobat.

REFLEKSI :
Marilah kita merenungkan : Inti dari Injil adalah anugerah keselamatan dan pengampunan dosa dalam Yesus Kristus. Sudahkah anda memberitakannya ?

TEKADKU :
Ya Tuhan, kami berterima kasih karena diingatkan kembali untuk memberitakan berita sukacita. Ampuni kami jika kami belum berani memberitakannya. Dan bimbinglah kami supaya kami mampu memberitakan-nya.

TINDAKANKU :
Dalam minggu ini saya akan mencoba belajar memberitakan Injil melalui hal-hal sederhana, seperti mengirim kata-kata bijak kepada teman yang belum percaya.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«