suplemenGKI.com

Selama dalam pembuangan, umat Tuhan bukan hanya menderita secara fisik.  Kondisi spiritual mereka pun hancur lebur.  Bait Allah – pusat kegiatan rohani mereka – telah dihancurkan.  Dan, tentu saja, dalam kondisi seperti itu juga menghancurkan panggilan dan fungsi mereka sebagai umat Tuhan.  Pemulihan yang Tuhan kerjakan bagi umat-Nya bukan hanya terbatas pada memulihkan keadaan fisik mereka, namun juga pemulihan secara spiritual.  Lebih dari sekadar memulihkan kehormatan mereka sebagai suatu bangsa, Tuhan juga memulihkan panggilan dan peran mereka sebagai umat-Nya. 

1.    Ay. 4.  Ayat ini menubuatkan pembangunan kembali kota Yerusalem.  Menurut Anda, mengapa pembangunan kota Yerusalem menjadi sangat penting bagi pemulihan mereka?

2.    Ay. 5-7.  Dalam hal apa sajakah Tuhan mengerjakan pemulihan bagi umat-Nya?  Mengapa di ayat 6 mereka disebut imam Tuhan? (bandingkan dengan Keluaran 19:5-6)

3.    Ay. 8-9.  Terkait dengan posisi mereka sebagai “imam Tuhan” (ay.6), bagaimanakah mereka harus bersikap dan berperilaku?  Berkat apakah yang tersedia bagi mereka?  Mengapa anak-cucu mereka disebutkan di sini?

4.    Dalam hal apa sajakah gereja (sebagai umat Tuhan di masa kini) membutuhkan pemulihan?  Apa yang harus kita lakukan agar peran dan fungsi kita sebagai umat-Nya dapat kita lakukan dengan baik?

 

Renungan:

Yerusalem adalah pusat pemerintahan sekaligus pusat kerohanian umat Israel.  Dari kota Yerusalem itulah raja (yang merupakan perwujudan pemerintahan Allah) mengatur seluruh negeri.  Di kota Yerusalem itulah, di Bait Allah, umat datang beribadah kepada Tuhan.  Pemulihan pemerintahan ilahi dan pemulihan kerohanian ini merupakan syarat mutlak sebelum mereka mengalami pemulihan di berbagai bidang yang lain.

Setelah pemulihan spiritual itulah mereka baru dapat menikmati berbagai bentuk kesejahteraan fisik dan materi.  Mereka tidak lagi menjadi budak bangsa asing, melainkan justru akan mempekerjakan orang-orang asing di lahan peternakan dan lahan pertanian mereka.  Namun, yang lebih penting dari semua itu, mereka akan disebut ”imam Tuhan.”  Bangsa-bangsa lain akan melihat dan mengakui kehadiran Tuhan di tengah-tengah mereka.  Jika mereka setia terhadap perjanjian-Nya (yaitu setia melakukan hukum-hukum-Nya) maka Tuhan akan memberkati mereka sampai ke anak cucu mereka.

Pemulihan yang Tuhan kerjakan bagi umat Israel ini penting untuk menjadi pelajaran bagi kita, umat-Nya di masa kini.  Gereja dan orang-orang Kristen masa kini cenderung mengejar kemakmuran secara fisik: gedung gereja yang besar, jumlah jemaat yang banyak, dan aset (kekayaan) yang melimpah.  Di lain pihak, kita justru sering mengabaikan pemulihan dan pertumbuhan kerohanian kita.  Tanpa dilandasi dengan kualitas kerohanian yang memadai maka kemakmuran fisik hanya akan digunakan untuk melayani diri kita sendiri.  Bahkan, tidak jarang kejayaan secara fisik justru menjadi awal perselihan dan perpecahan di dalam gereja. Pemulihan yang Tuhan kerjakan bagi umat Israel mengajarkan kepada kita agar kita mengutamakan pemulihan rohani daripada kesejahteraan fisik.  

 

Apa gunanya seorang memperoleh seluruh dunia, tetapi ia kehilangan nyawanya. (Markus 8:36)

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*