suplemenGKI.com

Jumat, 10 Mei 2013
Wahyu 22:12-17

Pengantar
Seorang yang setia melayani dalam kegiatan pelayanan gereja sedang diberikan semangat oleh pendetanya. Si pendeta berkata: “ Terima kasih, Anda telah setia melayani. Upahmu besar di Sorga!” Seperti apakah upah di Sorga itu? Mari kita merenungkannya!

Pemahaman
• Ayat 12 : Apakah landasan upah yang akan diberikan TUHAN YESUS kepada setiap orang?
• Ayat 13,16 : Mengapa TUHAN YESUS menyebut diri Alfa dan Omega dan Tunas, Bintang Timur yang
gilang gemilang? Apakah arti sebutan ini?
• Ayat 14 : Apakah upah yang diterima orang-orang dalam ayat ini? Siapa yang dimaksud dengan “mereka  yang membasuh jubahnya”?
• Ayat 15 : Apakah upah yang diterima orang-orang dalam ayat ini? Siapakah mereka?
• Ayat 17 : Siapakah yang diundang menikmati air kehidupan dengan cuma-cuma?

Bacaan hari ini mengingatkan kita bahwa TUHAN YESUS akan segera datang kembali. TUHAN YESUS menyebut diri-Nya sebagai Tunas dan Bintang Timur yang gilang gemilang. Yang dimaksud Tunas, yaitu keturunan Daud. Inilah penggenapan dari Yesaya 11:1, yang berkata, “Suatu tunas akan keluar dari tunggul Isai, dan taruk yang akan tumbuh dari pangkalnya akan berbuah.” Dia juga adalah Bintang Timur yang gilang-gemilang. Sebutan Bintang Timur menjadi lambang pengharapan zaman Mesias yang akan mengakhiri zaman kegelapan.

Apabila Ia datang, Ia akan memberikan upah kepada setiap orang menurut perbuatannya. Orang-orang kudus akan diberikan hadiah, dan orang-orang jahat akan dihukum. Dia akan memberikan upah yang layak dan adil sebab Dia adalah Alfa dan Omega, Yang awal dan Yang Akhir. Dia sejak semula menyaksikan apa yang telah diperbuat oleh semua orang. Orang-orang kudus akan diberi upah hadiah kebahagiaan kekal. Mereka disebut sebagai orang yang telah membasuh jubahnya sampai bersih. Pembasuhan ini bukan menunjukkan upaya melakukan perbuatan baik atau upacara tertentu yang bisa dilakukan sendiri oleh manusia. Pembasuhan ini menunjukkan penerimaan akan pengorbanan KRISTUS yang membasuh dan menyucikan kehidupan mereka dan rasa syukur yang mewujud dalam ketaatan hidup dalam perintah TUHAN. Mereka disebut berbahagia karena mereka diperkenankan masuk melalui pintu gerbang kota dan makan buah dari pohon kehidupan. Ini adalah gambaran dari hidup kekal.

Semangat untuk menyambut kedatangan TUHAN tampak dalam diri orang-orang yang mengasihi TUHAN YESUS (ayat 17). Mereka juga mengajak siapa saja yang haus akan air kehidupan. Mereka ini adalah orang-orang yang terbuka untuk menerima keselamatan secara cuma-cuma.
Sesungguhnya hidup kita tidak berakhir di dunia tapi berlanjut dalam kehidupan kekal. Oleh karena itu marilah dengan kesungguhan hidup kudus dalam iman yang teguh kepada TUHAN YESUS KRISTUS. Upah seperti apakah yang akan TUHAN ganjarkan kepada kita? Apakah kita akan menikmati air kehidupan, pohon kehidupan dan kota kehidupan kekal? Marilah kita mensyukuri keselamatan anugerah TUHAN dengan hidup setia beriman dan senantiasa berada di jalan kebenaran-Nya.

Refleksi
Ambillah kertas kosong dan pena. Ambil waktu hening sejenak. Daftarkanlah perbuatan-perbuatan Saudara yang mencerminkan hidup orang yang beriman yang berada di jalan kebenaran yang TUHAN inginkan. Lalu bandingkanlah dengan daftar perbuatan yang tidak dilandasi iman dan kebenaran Firman TUHAN. Manakah yang lebih banyak? Bayangkanlah apa yang akan dikatakan TUHAN kepada Saudara , saat Ia datang nanti!

Tekadku
TUHAN, tolonglah aku untuk menyambut kedatangan-Mu dengan hidup kudus dan beriman kepada-Mu.

Tindakanku
Mulai hari ini aku akan mensyukuri dan menghidupi imanku dengan semakin dekat kepada TUHAN dan lebih giat lagi untuk hidup dalam kebenaran Firman-Nya dan melayani-Nya.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*