suplemenGKI.com

Minggu, 11 Oktober 2015

Markus 10:28-31

Pengantar

Orang yang bekerja pasti akan mendapat upah atau gaji. Mendapat upah dari pekerjaan merupakan sukacita bagi kita. Terlebih upah yang didapat begitu besar jumlahnya. Dengan upah yang diperoleh, kita dapat memenuhi kebutuhan keluarga sekalipun upah tersebut terbilang “cukup” atau “berlebih”. Seorang yang mendapatkan upah dari pekerjaannya pasti merasa sukacita. Bagaimana perasaan kita ketika mendapat upah mengikut YESUS? Benarkah mengikut YESUS adalah perkara yang mudah karena kita akan mendapat upah yang besar? Hari ini kita akan melihat dan merenungkan percakapan YESUS dengan Petrus, tentang upah mengikut YESUS.

Pemahaman

  • Ayat 28          : Apa perkataan yang diucapkan  oleh Petrus kepada YESUS? Mengapa Petrus berkata demikian?
  • Ayat 29-31    : Upah apa yang didapatkan oleh orang yang meninggalkan segala sesuatunya hanya untuk mengikut YESUS?
  • Ayat 31          : Apa maksud perkataan YESUS di ayat ini?

Bagian ini masih berkaitan dengan bagian sebelumnya, yaitu tentang kisah orang kaya yang bertanya tentang bagaimana cara mendapatkan hidup yang kekal. Dalam ayat 28, Petrus berkata kepada YESUS bahwa ia dan murid-muridNya telah meninggalkan segala sesuatu dan mengikutiNya. Tampaknya Petrus belum memahami betul apa yang dimaksud mengikut YESUS. Padahal ia sendiri sering menyaksikan bagaimana YESUS melakukan mujizat pada orang banyak. YESUS memberikan jawabanNya di ayat 29-30, bagaimana orang yang meninggalkan segala sesuatunya karena Injil dan mengikut YESUS, akan menerima kembali seratus kali lipat: rumah, saudara laki-laki dsb. Orang yang mengambil keputusan untuk mengikut YESUS, harus tahan uji ketika menghadapi masa-masa sukar. Bahkan harus bersiap jikalau dianggap musuh bagi orang lain karena mengikut YESUS. Ayat 30 janganlah ditafsirkan secara hurufiah. Satu hal yang patut diyakini ketika kita mengikut YESUS dengan sungguh-sungguh, TUHAN akan memberikan berkatNya, tanpa kita tahu dan tanpa diduga. Atau dengan kata lain ada hal-hal yang terselubung, yang tidak akan kita ketahui kapan kita menerimanya. Bukan hanya soal materi, ada berkat rohani yang Ia berikan. Sekalipun menghadapi penganiayaan ( hal ini mengacu pada akhir zaman/masa mendatang ), orang tersebut akan mendapatkan hidup yang kekal. Ada kekuatan yang didapatkan sekalipun dalam masa-masa sukar.

Refleksi

Masihkah kita menggerutu dan ingin meninggalkan YESUS ketika menghadapi situasi yang tidak enak, seperti olokan, makian, dan perlakuan tak adil? Tanpa kita sadari, gerutuan itu telah melukai hati YESUS yang mendiami hidup kita. Mengikut YESUS memang memiliki banyak tantangan. Tetapi yang paling penting adalah bagaimana kesetiaan kita sampai akhir, maka TUHAN akan perhitungkan semuanya.

Tekadku

Mulai hari ini aku berjanji untuk tidak meninggalkan YESUS dalam masa-masa sulitku. Aku tetap memegang teguh komitmenku untuk tetap setia kepadaNya. Bahkan aku akan mengampuni orang yang menghina imanku.

Tindakanku

Hari ini aku akan mendatangi orang-orang yang telah menghina imanku. Aku akan memberikan pengampunan dengan tulus kepada mereka.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«