suplemenGKI.com

Yohanes 1:29-42

Yohanes 1:29-42 merupakan bagian dari kesaksian Yohanes pembaptis mengenai baptisan Yesus. Yohanes menceritakan bahwa melalui baptisan-Nya, Yesus memulai karya-Nya sebagai Anak Allah dengan mewujudnyatakan kehendak dan rancangan Allah di dalam diri-Nya, sebagai penggenap janji Allah yang telah dinyatakan dalam Perjanjian Lama. Yesus harus menerima baptisan supaya kehadiran-Nya diketahui dan diterima oleh orang Israel (ay. 31).
Yesus yang dinyatakan oleh Yohanes, bukan saja diperkenalkan sebagai Anak Allah yang telah diurapi Roh Kudus, tetapi juga anak domba Allah, yang dalam Perjanjian Lama, anak domba berarti kurban yang akan digunakan dalam Paskah, yang juga nantinya akan digenapi oleh Yesus untuk menghapus dosa dunia. Kesaksian Yohanes ini memberi dampak bagi kedua muridnya yang mendengar kesaksiannya (ay. 35-37), yaitu Andreas dan Petrus yang kemudian menjadi pengikuti Yesus.
Kita juga selaku orang yang percaya kepada Allah yang telah dimeteraikan menjadi anak-anak-Nya dalam baptisan kudus. Apakah tujuan hidup kita selaku orang percaya? Apakah cukup sebatas percaya saja? Apakah cukup sebatas dibaptis saja? Seperti halnya Yesus yang berkarya serta kedua pengikut-Nya yang langsung memberi diri untuk berkarya bersama Kristus, maka marilah kita juga berkarya dalam kehidupan kita. Dengan berkarya, maka itulah respon aktif dan kesediaan kita atas rencana dan rancangan Allah dalam kehidupan kita.
Bagaimanakah kita mengetahui rancangan Allah atas kehidupan kita? Setiap manusia yang terlahir di dunia ini merupakan bagian dari rencana Allah, yang dipanggil oleh Allah untuk masuk dalam persekutuan-Nya (bdk. 1 Kor.1:8-9). Ketika kita telah dipanggil dan diteguhkan oleh Allah, rencana Allah yang ada menjadi alasan serta tujuan hidup setiap orang, yaitu berkarya. Setiap orang dapat dan mampu berkarya karena Allah yang meneguhkan dan menolong kita untuk berkarya. Berkarya apa? Berkarya dengan melakukan kehendak Allah, mengabarkan keadilan, kesetiaan, keselamatan, kasih dan kebenaran Allah (Mzm. 40:9-11).
Teruslah berkarya seperti yang Yesus contohkan melalui kehidupan-Nya bagi kita. Tujuan hidup kita adalah berguna bagi pribadi kita, sesama dan menjadi saksi Allah melalui karya yang kita lakukan.
(mch)

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*