suplemenGKI.com

Kamis, 9 Mei 2013
Mazmur 97 

Pengantar
Seorang anak muda merasa terpanggil untuk terlibat dalam karya misi di berbagai daerah terpencil. Setelah menerima pembekalan, ia justru berniat mengundurkan diri sebab kini ia menjadi lebih mengetahui bahaya yang harus dihadapi di daerah-daerah itu. Menjelang tidur ia membayangkan betapa ngerinya berada di daerah-daerah itu. Ia mendaftarkan bahaya yang harus ia hadapi. Daerah A rawan penyakit malaria. Daerah B dihuni oleh penduduk yang menyambut orang asing dengan tombak mereka. Demikian seterusnya, tidak ada satu daerah pun yang akan menyambut mereka dengan ramah. Namun keesokan paginya ketika ia melihat terang matahari menghalau kegelapan malam, ia bangun dengan semangat baru. Ia berkata: “ Di sana memang ada bahaya penyakit malaria namun di sana ada TUHAN. Di situ memang ada bahaya tombak yang menghadang namun di situ juga ada TUHAN. Di mana- mana ada bahaya mengancam, namun di mana-mana ada TUHAN. ” Pagi itu, bulatlah tekad si anak muda untuk mempersiapkan diri memenuhi panggilan TUHAN dalam karya misi. Apakah Saudara pernah mengalami pergumulan seperti itu? Marilah kita berrefleksi melalui renungan hari ini.

Pemahaman
• Ayat 1 : Apakah pengakuan iman yang dinyatakan Pemazmur dalam ayat ini?
• Ayat 2 – 9 : Bagaimanakah Pemazmur menggambarkan kekuasaan TUHAN atas segala sesuatu?
• Ayat 10–12 : Apakah yang akan dialami oleh orang-orang benar di tengah tantangan dan bahaya yang dihadapinya?

Mazmur ini menunjukkan kekuasaan TUHAN sebagai Raja atas alam semesta. Segala makhluk dan berbagai kekuatan di bumi dan alam semesta ini ada dalam kekuasaan TUHAN. TUHAN, Sang Raja menyatakan kekuasaannya melalui awan, api dan kilat. Awan badai tebal menyembunyikan kemuliaan TUHAN. Api menandakan kekudusan-Nya yang menghanguskan. Kilat menandakan kehadiran dan kekuatan-Nya yang menggentarkan. ALLAH yang kuasa-Nya dahsyat akan mengalahkan lawan-lawannya. Para musuh dihanguskan, gunung-gunung sekuat apa pun akan diluluhkan seperti lilin. Orang-orang yang tidak mau sujud menyembah-Nya yaitu mereka yang beribadah kepada patung dan segala allah orang-orang fasik, para penyembah berhala akan dihukum dan dipermalukan. Mereka akan malu karena berhala atau ilah mereka ternyata hampa. Sebaliknya Sion dan kota-kota Yehuda akan tahu bahwa ALLAH Israel adalah TUHAN yang Maha tinggi, jauh lebih luhur dari segala allah.

Pengakuan bahwa TUHAN adalah Raja merupakan iman yang meyakini bahwa kita hidup dalam kekuasaan Sang Raja Mahakuasa. Bersama TUHAN, tak ada kuasa lain yang bisa menghancurkan kita. Dengan demikian tak ada yang perlu kita takuti selain TUHAN. Pengakuan iman bahwa TUHAN adalah Raja juga mengingatkan kita bahwa kita adalah umat yang dipanggil hidup memuliakan Dia, mengasihi Dia dan senantiasa sujud menyembah-Nya dengan hidup dalam kebenaran Firman-Nya. Sudahkah kita mengakui dan menempatkan TUHAN sebagai RAJA kehidupan ini? Orang yang sungguh-sungguh memandang TUHAN sebagai RAJA, tidak akan mudah dihinggapi rasa takut. Ia akan selalu bersyukur atas segala sesutau yang terjadi. Ia juga menanggungjawabi hidup ini dengan karya yang sesuai dengan tugas panggilan yang TUHAN berikan.

Refleksi
Pandanglah langit yang terbentang luas. Berdiam dirilah sejenak dalam pandangan itu. Apakah yang Saudara rasakan? Apakah Saudara merasakan kekuasaan ALLAH yang jauh lebih luas daripada luasnya langit? Di tengah luasnya tantangan kehidupan, apakah Saudara merasakan kekuasaan TUHAN, Sang Raja kehidupan ini?

Tekadku
TUHAN, mampukanlah aku untuk selalu bersyukur dan bersukacita atas segala peristiwa dalam hidup ini sebab apa pun yang terjadi, Engkau berkuasa sebagai Raja yang mengayomi hidupku.

Tindakanku
Mulai hari ini, bila takut menghinggapi pikiranku, aku akan berseru: “ TUHAN adalah Raja hidupku! Aku tidak akan takut!” Bila aku berjumpa dengan teman yang dikuasai ketakutan, aku akan mendampinginya hingga dia mampu merasakan kuasa TUHAN yang jauh melebihi bahaya apa pun.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«