suplemenGKI.com

Senin, 10 Desember 2012
Zefanya 3:14-20

Pengantar
“Aku bebas…!” teriak seorang anak yang baru saja didampingi ayahnya menyelesaikan PR dari sekolah. Dia begitu lega dan gembira lalu bersorak penuh sukacita dan mencium ayahnya dengan penuh riang. Sama seperti anak itu, sesungguhnya ada begitu banyak orang yang menantikan pembebasan dari beban yang menindihnya. Tak seorang pun betah berada dalam kepedihan hati di tengah penderitaan dan kesulitan yang mendera. Dalam kondisi tertindih beban kehidupan, orang memiliki satu pengharapan yaitu datangnya pahlawan yang membebaskan. Apakah umat TUHAN memiliki pengharapan yang demikian pula? Mari kita berkaca dari berita Firman TUHAN hari ini!

Pemahaman
Ayat 14 – 15 : Mengapa umat TUHAN bersorak-sorai dan bersukacita?
Ayat 16 -17 : Apakah yang membuat umat tidak takut dan tidak menjadi lemah lesu di tengah
penderitaan yang mereka alami?
Ayat 18-20 : Apakah karya yang dilakukan TUHAN sehingga disebut sebagai Pahlawan?

Bacaan Alkitab hari ini dilatarbelakangi kebobrokan umat Israel. Mereka hidup dalam penyembahan berhala dan berbagai tindak kejahatan. Misalnya dalam Zefanya 3:2-4 kita melihat bahwa pelanggaran terhadap perintah ALLAH masih dilakukan oleh para pemimpin bangsa Yahudi, baik para pemuka, hakim, nabi dan imam. Bahkan peringatan dan hukum TUHAN tidak mampu mengubah kekejian hati penduduk Yerusalem. Oleh karena itu TUHAN memakai bangsa-bangsa lain menjadi kepanjangan tangan-Nya untuk mematahkan kejahatan mereka. Hukuman yang diberikan TUHAN sangat berat, membuat bangsa ini seperti tak putus dirundung kemalangan. Penghukuman ini sebagai bentuk pemurnian yang dilakukan ALLAH. Setelah umat dimurnikan dan keadilan ALLAH ditegakkan maka datanglah harapan akan kehidupan baru. Manakala umat tidak bisa apa-apa karena malapetaka yang menimpanya, TUHAN hadir menjadi Penyelamat mereka. TUHAN sendiri yang menyingkirkan segala hukuman dan mengangkat mereka dari keterpurukan. TUHAN ada di antara mereka, menjadi Raja yang menguasai mereka dan menjamin keamanan mereka. TUHAN membebaskan umat-Nya dari musuh-musuh mereka. TUHAN menjadi Pahlawan yang memberi kemenangan pada umat-Nya.

Apakah Anda saat ini sedang dihimpit oleh berbagai persoalan yang melemahkan iman dan pengharapan Anda? Apakah Anda saat ini sedang berada dalam ketakutan menghadapi masa depan? Bila dalam hidup ini Anda tak berdaya dan dilanda ketakutan maka ingatlah bahwa TUHAN ada dalam kehidupan Anda dan siap menjadi Pahlawan yang memberi kemenangan. Tak ada persoalan yang tak dapat diselesaikan bila TUHAN bersama kita dan menjadi pahlawan kita. Di masa Advent ini marilah kita semakin berpengharapan pada TUHAN, Sang Pahlawan pemberi kemenangan.

Refleksi
Dalam suasana hening, rasakan TUHAN hadir di dekat Anda! Ceritakan persoalan dan beban-beban hidup Anda dan bayangkanlah tangan TUHAN memegang Anda dan mengangkat Anda dari beban yang menindih. Sekarang tersenyumlah dan katakan “ Terimakasih TUHAN, sekarang aku bebas!”. Bayangkanlah TUHAN tersenyum melihat sukacita Anda , lalu menuntun Anda melangkah dengan kekuatan dan semangat yang baru untuk menjumpai orang lain yang sedang tidak berdaya karena tertindih beban kehidupan.

Tekadku
TUHAN, aku berjanji untuk selalu berpengharapan kepada-Mu sebab Engkaulah Pahlawanku. Ketika aku melihat ada orang lain merasa cemas, bimbang, putus asa dan tak berpengharapan, aku berjanji tidak akan tinggal diam. Aku akan menolongnya. TUHAN, mampukan aku menjadi pahlawan yang membebaskan orang itu dari penderitaan.

Tindakanku
Hari ini di tengah kesibukanku aku mau berkomunikasi dan menjumpai teman (atau anggota keluarga) yang sedang dirundung persoalan yang berat atau telah lama berada dalam sakit. Aku mau berbincang-bincang dengannya dan mencari kemungkinan apakah yang bisa kulakukan untuk menolongnya agar ia dapat merasakan kehadiran TUHAN, Sang Pahlawan yang memberi kemenangan.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

1 Comment for this entry

  • novi watuna says:

    terima kasih atas renungan ini…..khotbah yang sangat menyentuh amin.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*