suplemenGKI.com

Minggu, 23 Agustus 2015

Yohanes 6:67-69  

Pengantar

Keputusan untuk tetap mengikut TUHAN YESUS bukanlah sebuah keputusan emosional, apalagi ikut-ikutan tetapi sebuah keputusan pribadi (kita dan TUHAN) karena kita bisa datang kepada TUHAN bukan karena usaha kita tetapi kasih karunia dari TUHAN. Artinya, TUHAN menyatakan diri kepada kita dan kita mengalami kehadiran TUHAN (perjumpaan dengan TUHAN). Melalui perjumpaan itu, kita mengenal dan mengalami kasih karunia TUHAN. Pengenalan dan pengalaman hidup dalam TUHAN itulah yang membuat kita tetap setia mengikut TUHAN sampai selama-lamanya.

Pemahaman

  • Ayat 67          : Mengapa TUHAN YESUS mengajukan pertanyaan itu kepada kedua belas murid-Nya?
  • Ayat 68-69    : Dari kedua belas murid, mengapa Simon Petrus yang menjawab pertanyaan YESUS? Apakah jawaban Simon Petrus merupakan jawaban kedua belas murid (secara sepakat)?

Setelah orang banyak berhenti mengikuti-Nya, tinggallah 12 orang murid YESUS yang terus menyertai-Nya (ayat 67), sebelum kemudian satu orang dari antara mereka mengkhianati-Nya (ayat 64, 71). Data ini mengindikasikan ketidakpedulian YESUS pada popularitas dan jumlah pengikut. Yang dipentingkan adalah komitmen murid yang teguh mengikuti YESUS KRISTUS yang perkataan-Nya adalah “perkataan hidup yang kekal”, serta yang sungguh percaya bahwa YESUS KRISTUS adalah “Yang Kudus dari ALLAH” (ayat 69).

TUHAN YESUS bertanya pada para murid, “Apakah kamu tidak mau pergi juga?” Melalui pertanyaan itu,  TUHAN YESUS ingin melihat sejauh mana mereka berkomitmen. Pertanyaan itu bukan pertanyaan orang yang pesimis karena telah ditinggal banyak pengikut, tetapi sifatnya justru meneguhkan komitmen kedua belas murid. Jadi, jika para murid mau meninggalkan YESUS atau tetap tinggal bersama YESUS, itu menjadi pertanyaan akhir bagi mereka dari YESUS.

Merespon pertanyaan YESUS, Simon Petrus sebagai murid yang terkenal vokal angkat suara dan mengatakan dasar mengapa dia memilih tetap tinggal dan mengikut YESUS. Dia tetap tinggal karena baginya, YESUS adalah Yang Kudus dari ALLAH. Tidak hanya itu, perkataan YESUS adalah perkataan hidup yang kekal. Dengan kata lain, Simon Petrus tidak hanya sekedar ingin tinggal dan mengikuti YESUS kemanapun dia pergi. Simon Petrus memiliki sebuah dasar yang kuat mengapa dia memilih tinggal bersama YESUS dan mengikuti-Nya. Lalu, bagaimana dengan kesebelas murid yang lain? Tidak disebutkan apa dasarnya mereka memilih tetap tinggal, namun salah satu dari mereka pun (Yudas Iskariot) kelak akan meninggalkan YESUS dalam sebuah pengkhianatan.

Refleksi

Ingatlah kapan Saudara pertama kali mengetahui dan merasakan kehadiran TUHAN! Apa yang kemudian Saudara rasakan? Apakah Saudara ingat apa yang Saudara ungkapkan kepada TUHAN? Apakah semua pengalaman itu yang membuat Saudara masih tetap mengikut TUHAN sampai dengan saat ini ?

Tekadku

TUHAN, Aku ingin tetap setia mengikut-Mu walau apapun yang terjadi dalam hidupku.

Tindakanku

Hari ini aku ingin melihat sejauh mana aku tetap mengikut TUHAN. Aku juga ingin berjuang untuk terus mengikut TUHAN. Hari ini menjadi pembelajaran untuk tetap mengikut TUHAN di hari esok.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«