suplemenGKI.com

Terluput Dari Badai

03/07/2012

Markus 4:35-41

Kegelapan seringkali kita identikkan dengan masalah, persoalan, kesulitan, ancaman dan tantangan. Reaksi seseorang ketika ada dalam kegelapan adalah mengeluh, marah, kecewa, putus asa bahkan tidak jarang mengambil keputusan untuk meninggalkan iman-Nya kepada
Tuhan Yesus Kristus.
Peristiwa yang terjadi pada para murid saat berada di danau Galilea adalah gambaran kehidupan orang percaya.
Danau Galilea terkenal dengan badainya. Badai itu sering datang secara tiba-tiba dari kejauhan dan mengguncangkan serta menakutkan. Saat badai menerpa kapal yang ditumpangi para murid, mereka takut.
Ini adalah hal yang wajar begitu orang merasa terancam, tidak merasa aman atau tidak memiliki kepastian.
Tindakan yang dilakukan para murid sangat tepat. Mereka mencari Yesus, berseru kepada-Nya dan memohon pertolongan-Nya. Hasilnya? Angin reda dan danau menjadi teduh sekali. Apa artinya bagi kehidupan kita? Saat badai kehidupan datang hanya Tuhan saja yang kita andalkan karena Tuhan Yesus berkuasa atas badai hidup yang kita hadapi. Jangan biarkan kegelapan dan badai menguasai hidup kita tetapi marilah bersandar, berharap dan percaya kepada Tuhan Yesus, maka kita akan terluput dari badai kehidupan.
“Bersyukurlah kepada Tuhan sebab Ia baik! Bahwasannya untuk selama-lamanya kasih setia-Nya” Ungkapan syukur ini memberikan kekuatan yang luar biasa untuk menjalani hidup yang penuh warna ini, untuk tetap terus melangkah dan berharap kepada Tuhan yang memberikan kelegaan dan kemenangan.

— SR —

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*