suplemenGKI.com

(Efesus 5:1-13, Yohanes 9:1-23, 37-41)

Suatu ketika terjadi perdebatan antara burung gagak dengan burung merpati. Si burung gagak berkata: “Hei merpati, kamu pemalas ya! makanya bulumu putih, karena tidak pernah kena sinar matahari. Coba lihat saya, semua mahluk pasti tahu kalau saya rajin, karena bulu saya hitam selalu kena sinar matahari” Si burung merpati menjawab “Hei gagak, bulumu hitam bukan karena kamu rajin dan kena sinar matahari terus, tetapi karena kamu kebanyakan sembunyi di tempat yang gelap, soalnya kamu pencuri. Habis mencuri kamu membawa ke tempat gelap untuk menikmati hasil curianmu sehingga jarang kena sinar matahari makanya kamu hitam, saya putih karena selalu di tempat terang”
Mungkin perdebatan di atas hanya sekedar cerita dongeng belaka, tetapi bisa jadi itu adalah sebuah gambaran bagi kehidupan manusia yang pikirannya dikuasai gelap. Ef 5:1-13, dua inti dalam nas tersebut. Pertama: Ketika status kita telah berubah menjadi anak-anak terang, maka sudah seharunya pikiran kita selalu terang sesuai dengan status kita. Kedua: Pikiran yang terang itu ditandai dengan: Menjauhi segala sesuatu yang bersifat dosa, baik itu dalam bentuk perbuatan, perkataan, sikap maupun perkataan (v. 3-6) Hal-2 itu sudah tidak pantas bagi anak-anak terang yang akan mendapat bagian dalam kerajaan Kristus dan Allah.
Injil Yohanes 9:1-23, dalam konteks Yesus menyembuhkan pengemis yang buta sejak lahir. Orang buta itu sebetulnya belum pernah tahu paras Yesus, mungkin dia hanya mendengar orang cerita tentang Yesus. Tetapi ketika ia disembuhkan saat itu juga ada pengakuan dari si pengemis itu, bahwa Yesus adalah seorang nabi, dan mengklaim bahwa Yesus pasti dari Allah, sebab Ia berkuasa menyembuhkan orang buta. Tetapi orang-orang farisi justru mengatakan bahwa Yesus adalah orang berdosa dan bukan dari Allah. Jelas sekali perbedaannya: pikiran yang dikuasai kegelapan menghasilkan perkataan yang hanya menuduh, menghakimi dan menyalahkan, sedang pikiran yang dikuasai terang Kristus menghasilkan pengakuan akan kebenaran Tuhan dan pujian bagi kemuliaan Tuhan Yesus. Apakah yang menguasai pikiran saudara? Jika masih dikuasai kegelapan, mintalah terang Kristus untuk menanggalkannya dan gantilah dengan menghadirkan terang Kristus dalam pikiran saudara, maka akan menghasilkan pujian, pengakuan akan kebenaran Kristus. Amin.
ANDA

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*