suplemenGKI.com

Yohanes .11 : 1 – 45

Pernahkan anda merasakan kesedian yang amat dalam disebabkan kehilangan seseorang yang anda kasihi , mungkin itu adalah orang tua, anak , atau saudara kandung ? Sudah barang tentu jka jika hal itu menimpa kita maka kita akan bersedih dan menangis karena dukacita yang kita alami.;
Bacaan kita menceritakan tentang pengalaman dukacita dari Maria dan Martha , karena saudara nya yang mereka kasihi sakit dan akhirnya meninggal dunia. Sebenarnya waktu Lazarus masih sakit, Maria dan Martha telah mengirim kabar kepada Tuhan Yesus bahwa, Lazarus sakit (ay.3) namun Tuhan Yesus tidak datang menengoknya sehingga Lazarus nyawanya tidak tertolong lagi , sehingga menambah rasa dukacita mereka.Mengapa Tuhan Yesus tidak datang menolong Lazarus ? Alasannya adalah :
Pertama : Bahwa penyakit itu mrnyatakan kemuliaan Allah ( ay.4) setiap kali Yesus menyembuhkan orang sakit selalu mengatakan demikian .
Kedua : Tuhan Yesus menghindari amarah orang-orang Yahudi yang hendak melempari Yesus dengan batu (ay.8)
Dalam tradisi Yahudi penghiburan kepada keluarga yang berduka cita dilakukan selama 7 hari., sedangkan Tuhan Yesus datang pada hari ke 4. Mengetahui kalau Tuhan Yesus datang , Martha datang mengadu , Seandainya Tuhan datang maka saudaranya tidak akan mati” ( ay.21) tetapi Martha juga pervcaya bahwa Tuhan Yesus sanggup menolong, merespon pernyataan Martha. Maka Tuhan Yesus menyatakan bahwa : “ Akulah kebangkitan dan hidup , barang siapa percaya kepada Ku , Ia akan hidup walaupun ia sudah mati( ay.15)
Kata-kata Tuhan Yesus ini menjadi pengharapan baru bagi Martha dan Maria atas dukacita yang mereka alami, dan oleh belas kasih Nya yang besar Tuhan Yesus akhirnya membangkitkan Lazarus yang sudah mati selama 4 hari. Inilah yang dimaksud dengan kata-kata Yesus bahwa penyakit (kematian) akan menyatakan kemuliaan Allah, dimana karya Tuhan dalam membangkitkan Lazarus menyatakan kemuliaan Allah kepada semua orang bahwa Yesus Kristus adalah Tuhan yang berkuasa atas kematian dan sumber kehidupan.
Dengan percaya kepada Nya , maka kita menaruh pengharapan kita bahwa kelak ketika kita mati akan dibangkitkan oleh Tuhan Yesus Kristus untuk mendapatkan hidup yang kekal. Kita patut bersyukur kepada Tuhan atas pengharapan akan kebahagiaan abadi yang disediakan bagi kita yang setia dan taat. Amin
Bunga

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*