suplemenGKI.com

Selasa, 8 Februari 2011
Ulangan 30 : 19-20


Hal taat kepada Tuhan sangat ditekankan oleh Musa bagi seluruh umat Israel, sebab persoalan ini selalu mengakibatkan munculnya masalah yang besar dalam kehidupan umat Israel. Karena ketidaktaatannya, umat Israel seringkali mengalami banyak kesulitan.

Ayat 19 : Apa yang dipakai Musa sebagai saksi ketika ia memberikan saran bagi umat Israel untuk memilih kehidupan ?
Ayat 20 : Apa yang dikehendaki Tuhan bagi umat-Nya, Israel ?
Renungan :
Saat Musa memberikan pilihan kepada umat Israel untuk memilih hidup atau mati, Musa memakai langit dan bumi sebagai saksinya. Langit adalah simbol tempat Tuhan Allah bertahta di dalam kemuliaan yang maha tinggi. Sedangkan bumi sebagai simbol dimana kaki-Nya berpijak sebagai tanda bahwa Tuhan tidak pernah meninggalkan umat-Nya dan selalu berkarya di dalam-Nya. Musa tahu, bahwa umat Israel cenderung memiliki hati yang serong dan tidak menurut kepada Tuhan. Oleh sebab itu, Musa merasa perlu menggunakan saksi untuk memperkuat perkataannya, supaya umat Israel dapat memikirkan pilihannya dengan sungguh-sungguh. Musa pun sangat menekankan umat Israel untuk memilih kehidupan, supaya mereka dapat hidup dengan baik bersama dengan keturunan mereka.
Sekali lagi, Musa memberitahukan bagaimana cara umat Israel dapat memperoleh kehidupannya, yaitu dengan mengasihi Tuhan, mendengarkan suara-Nya, dan selalu bertaut pada-Nya. Inilah yang dikehendaki Tuhan pada setiap umat-Nya. Tuhan menghendaki kehidupan harmonis bersama umat-Nya di tanah yang sudah pernah dijanjikan pada nenek moyang mereka. Dan bersama itu pula, Tuhan akan mencurahkan berkat-Nya. Kehidupan bersama Tuhan itu sesungguhnya sudah mereka dapatkan, sejak Tuhan membebaskan mereka dari tanah Mesir, dari tempat perbudakan. Umat Israel tinggal menaati kemana Tuhan menuntun langkah mereka sesuai dengan peraturan yang ditetapkan Tuhan dan mereka akan mendapatkan semua yang dijanjikan oleh Tuhan.
Sebagai bagian dari umat-Nya, Tuhan juga menghendaki supaya kita mengasihi Dia, mendengar suara-Nya, dan selalu bertaut pada-Nya. Kemudian Tuhan akan menambahkan semuanya kepada kita. Tuhan juga akan memberikan kehidupan yang kekal kepada kita. Tinggal bagaimana kita mengisinya dengan hidup seturut dengan kehendak Tuhan.
Persoalannya saat ini adalah sudahkah kita mengikuti apa yang dikehendaki Tuhan dalam hidup kita, mengasihi Dia, mendengarkan suara-Nya, dan berpaut pada-Nya. Sebab dengan cara itu pula, kita dapat mempertahankan kehidupan sejati yang dijanjikan oleh Tuhan. Apakah kita sudah menyediakan waktu dan membuka hati kita untuk mendengar suara Tuhan? Apakah kita sudah melakukan hal yang dapat menyenangkan hati Tuhan sebagai tanda kasih kita kepada-Nya? Apakah kita sudah berserah dan bertaut pada-Nya? Ataukah kita masih mengandalkan diri dan mengikuti hawa nafsu kita ? Sudahkan kita taat dengan kehendak-Nya ?
Mari kita turuti apa yang menjadi kehendak Tuhan di dalam hidup kita.

Hidup taat mengantar keindahan hidup bersama Tuhan

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*