suplemenGKI.com

Kamis, 17 November 2011

Efesus 1:15-16

Apakah yang biasanya kita syukuri dalam kehidupan orang-orang yang kita cintai? Prestasi studi, kerja, kekayaan dll? Pernahkah Saudara mensyukuri pertumbuhan kedewasaan imannya?
Pendalaman Teks Alkitab

Ayat 15: Apakah yang didengar Rasul Paulus tentang kehidupan jemaat Efesus?
Ayat 16: Apakah yang dilakukan Paulus setelah mendengar kabar tentang jemaat Efesus?

Renungan
Biasanya orang bersyukur ketika menerima berkat TUHAN dalam bentuk materi. Tapi Rasul Paulus bersyukur dan berdoa untuk kemajuan iman dan kasih jemaat Efesus. Sesungguhnya Paulus tidak mengenal jemaat Efesus secara pribadi. Tapi berita tentang iman mereka dan pernyataan iman itu dalam kasih yang aktif telah sampai kepada Paulus di tempat yang jauh.

Pikirkan pertumbuhan kedewasaan iman keluarga, teman atapun kerabat. Sudahkah Saudara mensyukurinya dan mendoakannya? Mensyukuri pertumbuhan kedewasaan iman orang lain akan memacu pertumbuhan kedewasaan iman kita pula. Mensyukuri pertumbuhan kedewasaan iman orang lain berarti kita peduli dengan orang itu dan mengasihinya . Ini berarti merayakan kasih persaudaraan didalam KRISTUS.

Alangkah indahnya apabila saudara seiman saling peduli dan menghargai. Persaudaraan dan perayaan pertumbuhan kedewasaan iman bagaikan cahaya hangat yang siap memancar menembus dunia yang dingin dan gelap. Manakala dunia diwarnai oleh kebobrokan moral, keegoisan, ketidakpedulian dan kebencian maka keadaan dunia menjadi semakin dingin, suram dan menuju pada kegelapan masa depan. Oleh karena itu diperlukan sinar hangat yang memberikan pengharapan.

Sebuah keluarga sedang mengadakan ibadah keluarga. Ayah, ibu dan anak-anak saling mendoakan. Ayah berdoa untuk anaknya yang sedang belajar berdoa: “ Terimakasih TUHAN atas berkatMU untuk adik. Kami bersyukur karena adik sekarang telah lancar berdoa sendiri. “ Mendengar kalimat doa itu, si adik senang dan semakin bersemangat untuk terus belajar berdoa. Rasa syukur atas setiap pertumbuhan iman akan semakin memantapkan pertumbuhan iman.

Kini, adakah pertumbuhan iman keluarga dan teman-teman yang patut disyukuri? Apakah Saudara tahu sejauhmana pertumbuhan kedewasaan iman anak-anak, saudara atau orangtua? Jika Saudara mengetahuinya, syukurilah dalam doa dan katakanlah rasa syukur itu pada mereka. Jika Saudara belum nengetahuinya, cobalah berikan perhatian dan kepedulian Saudara untuk mereka agar setiap pertumbuhan imannya bisa kita syukuri. Banyak orang tua dengan mudah mensyukuri prestasi studi anak-anaknya, namun apakah juga telah mensyukuri pertumbuhan iman anak-anaknya?

Kasih persaudaraan yang mensyukuri pertumbuhan kedewasaan iman adalah sinar hangat kehidupan yang menembus kegelapan.  

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*