suplemenGKI.com

Bacaan: Galatia 3 : 23 – 29

Pada Alkitab Bahasa Indonesia Sehari-hari (BIS), Galatia 3:27 : Kalian semuanya sudah dibaptis atas nama Kristus, jadi kalian sudah menerima pada diri kalian sifat-sifat Kristus sendiri. Maka kita yang sudah dibaptis dalam Kristus, seharusnya hidup kita mewujudkan identitas Kristus.
Apa yang menjadi identitas Kristus? Ada 3 identitas Kristus yaitu: Kristus sebagai Imam Besar (Ibrani 9:11 – di mana Kristus digambarkan sebagai Imam Besar); Raja (Matius 21:5 di mana Kristus disambut sebagai Raja ketika memasuki Yerusalem), dan Nabi (Kis. 3:22 di mana Paulus menunjuk Kristus sebagai nabi terbesar yang pernah dinubuatkan Musa).
Salah satu fungsi yang harus dijalankan adalah fungsi nabi, menyampaikan kehendak ALLAH. Bersuara, mengeluarkan suara yang sesuai dengan kehendak Allah. Sebagai orang Kristen, kita bahkan diminta untuk menjadi penyampai suara Allah. Satu hal yang mungkin bisa kita lakukan dalam kehidupan kita tiap hari adalah dengan menyatakan apa yang benar dan apa yang salah. Tapi menyatakan apa yang benar dan salah juga tidak mudah. Yang menghalangi kita untuk menyatakan apa yang benar:
Halangan pertama adalah keraguan kita untuk menyatakan bahwa sesuatu itu benar atau salah karena kita juga tidak tahu yang mana yang benar. Panggilan untuk menyuarakan kehendak Allah terjadi ketika kita tahu harus mengatakan sesuatu. Hal ini terasa begitu dalam di hati kita, dan tidak ada keraguan. Dengan kepastian bahwa yang akan disampaikan itu adalah yang benar.
Halangan kedua adalah keengganan untuk ikut campur dalam masalah orang. Kita hanya mau mengurus urusan kita sendiri. Selama dia tidak melukai saya, maka saya tidak akan berkomentar apa-apa. Sebenarnya mengurus urusan sendiri juga tidak salah. Ini yang sering terjadi bagi orang-orang yang memiliki sifat individualistis. Di satu sisi hal ini positif. Di Indonesia, orang masih ikut campur dalam urusan orang lain yang berada di komunitasnya, sementara di negara Barat, kita tidak mau mencampuri urusan orang lain kalau tidak mengganggu diri kita sendiri. Berdasarkan sebuah laporan Badan Psikiater Belanda, “tiap tahun ada 300-an pasien yang berniat untuk bunuh diri.” Lihat sekeliling kita, banyak orang yang kehilangan semangat hidup justru karena tidak ada lagi yang perduli kepadanya. Bukankah ini juga saatnya untuk mulai ambil perduli terhadap mereka yang tidak diperhatikan?
Halangan ketiga adalah kita takut akan akan konsekuensi dari menyampaikan kebenaran. Menyampaikan kebenaran juga memiliki berbagai resiko. Nabi Elia harus bersembunyi karena menyampaikan kritiknya kepada Raja Ahab karena membangun kuil untuk dewa Baal. Kita bisa saja kehilangan pekerjaan ketika memperingatkan boss yang korupsi. Kita bisa saja kehilangan sahabat ketika memperingatkan sesuatu yang salah. Kita bisa menjadi tidak populer ketika menyuarakan kebenaran.
Sebagai penyampai suara Allah, orang Kristen dipanggil untuk menyampaikan kebenaran dalam kasih. Kita memiliki tugas untuk bersuara apabila ada ketidakadilan, ketidakbenaran, dan ada kejahatan bagi Allah. Menjadi pembawa suara nabi tidak selamanya menyenangkan, dan karena itu kita kadang-kadang harus keluar dari zona nyaman kita. Suarakanlah kebenaran ketika hal itu benar. Dalam skala kecil, apabila kita melihat sesuatu yang tidak benar, hendaklah kita memperingatkannya. Hal ini juga berlaku untuk diri sendiri. Kita juga harus terbuka ketika diingatkan. Dikatakan dalam 1 Tesalonika 5:11: bahwa hendaklah kita saling menasehati seorang dengan yang lain, dalam kasih.
Hendaknya kita dimampukan untuk menghidupi panggilan sebagai pembawa suara nabiah di dalam kehidupan kita masing-masing. Dengan menghadirkan tanda kerajaan Allah dalam diri kita, kita bisa menghadirkan syalom di bumi ini. Amin. Soli Deo Gloria. -GP-

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*