suplemenGKI.com

Sabtu, 26 Juli 2014

Matius 13:31-33

Pengantar

Berbicara tentang Kerajaan Sorga berarti menjelaskan tentang  sesuatu yang begitu besar, indah dan bermakna. Namun mengapa TUHAN YESUS justru menjelaskannya melalui kiasan benda-benda kecil? Marilah kita menyimak dan merenungkan bacaan hari ini!

Pemahaman

  • Ayat 31-32   : Apakah keunikan biji sesawi dalam perumpamaan  yang dimuat ayat-ayat ini?
  • Ayat 33         : Apakah keunikan ragi sehingga dipakai untuk menggambarkan Kerajaan Sorga?

Dalam bacaan hari ini, ada dua benda kecil yang dipakai TUHAN YESUS untuk menggambarkan tentang Kerajaan Sorga, yaitu:

1.  Biji sesawi.

Tanaman sesawi Palestina sangat berbeda dengan sawi yang kita kenal di Indonesia.  Di Palestina, biji sesawi yang kecil bertumbuh menjadi pohon dengan daun yang rimbun dan tinggi, bisa lebih dari 4 meter. Oleh karena itulah biasanya burung-burung bersarang di sana.  TUHAN YESUS memakai biji sesawi yang kecil untuk menggambarkan Kerajaaan Sorga. Hal ini hendak menjelaskan bahwa Kerajaan Sorga bermula dari hal kecil yang terus bertumbuh menjadi besar bahkan mampu memberi naungan bagi banyak orang ; banyak bangsa akan berkumpul di dalamnya. Kita pun bisa membangun Kerajaan Sorga dengan mulai melakukan tindakan-tindakan kecil setiap hari yang mendatangkan damai sejahtera bagi orang lain.

2.  Ragi.

Di  Palestina, roti dibuat di rumah. Ragi ialah sedikit adonan yang tersisa dari pembuatan roti sebelumnya yang setelah beberapa saat mengalami fermentasi. Ragi mengubah seluruh sifat adonan. Roti yang tidak beragi akan keras dan kering.  Namun roti yang memakai ragi akan lembut dan lebih lezat.  Pelajaran utama dari perumpamaan ini adalah kuasa ragi yang mentransformasi. Penggunaan ragi menyebabkan transformasi dalam seluruh adonan sama seperti Kerajaan ALLAH menyebabkan transformasi  dalam kehidupan.

Melalui perumpaan biji sesawi dan ragi kita belajar bahwa hal yang kecil bisa berdampak besar dan menghasilkan transformasi kehidupan.  Sikap hidup sehari-hari yang kelihatannya kecil dan tak berarti ternyata  bisa menghasilkan karya besar  yang membangun suasana Kerajaan Sorga di dunia ini. Bila Kerajaan Sorga dibangun, di situ ada kuasa transformasi yang membuat dunia yang keras menjadi lembut, dunia yang kering menjadi penuh kesegaran kasih dan damai sejahtera; dunia yang bobrok menjadi lebih baik.

Refleksi

Apakah dalam kehidupan sehari-hari, Anda merasakan suasana Kerajaan Sorga?  Bila belum, apakah Anda terpanggil untuk ikut membangun suasana Kerajaan Sorga di dunia ini?

Tekadku

TUHAN, mampukanlah aku untuk mengubah diriku menjadi lebih baik agar aku pun dapat Engkau pakai untuk mengubah  dunia ini menjadi lebih baik .

Tindakanku

Aku akan mengabdikan semua perkataan dan tindakan sehari-hari sekecil apapun menjadi sesuatu yang berharga demi membangun suasana Kerajaan Sorga di dunia ini.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*