suplemenGKI.com

ALLAH BUATAN: ANAK LEMBU EMAS

Keluaran 32:1-6

Pengantar
Keluaran 24:12-18 mengatakan bahwa Tuhan berfirman kepada Musa untuk naik ke gunung Sinai, karena Tuhan akan memberikan kepada Musa loh batu yang berisi hukum dan perintah yang telah dituliskan oleh Tuhan. Musa naik ke atas gunung bersama Yosua abdinya, dan sebelum naik ke atas gunung Musa berkata kepada para tua-tua supaya mereka tinggal dan menunggu sampai Musa kembali. Tidak lupa juga, Musa memilih Harun dan Hur untuk memimpin bangsa itu selama ia pergi. Musa dan Yosua harus di atas gunung selama 40 hari 40 malam. Selama Musa naik ke gunung, bagaimana dengan bangsa Israel apakah mereka setia menanti Musa?

Pemahaman

  • Ayat 1             : Apakah yang terjadi ketika Musa tidak segera turun dari atas gunung? Apakah yang dilakukan oleh bangsa Israel?
  • Ayat 2-5         : Bagaimana respon Harun atas permintaan bangsa Israel itu? Mengapa Harun mengabulkan permintaan bangsa Israel?
  • Ayat 6             : Apakah yang dilakukan bangsa Israel setelah patung itu jadi?

Ketika bangsa Israel melihat bahwa Musa ‘mengundur-undur’ atau tidak segera kembali kepada mereka, bangsa Israel berkumpul mengerumuni Harun dan meminta kepada Harun untuk ‘membuatkan’ allah untuk memimpin mereka. (Ay. 1) Mereka tidak tahu akan keberadaan Musa dan apa yang terjadi pada dirinya dan merasa malu karena Musa tidak segera kembali. Bangsa Israel tidak mau hidup lebih lama tanpa adanya Allah yang dapat membimbing mereka. Mereka tidak sabar dan tidak percaya kepada Allah, oleh sebab itulah mereka meminta Harun untuk ‘membuatkan’ allah bagi mereka.

Harun tidak menolak permintaan itu atau menasehati mereka karena ia juga ragu pada Tuhan dan takut akan desakan bangsa Israel yang gelisah akan pemimpin masa depan, dia justru memerintahkan bangsa Israel untuk mengumpulkan emas yang ada pada mereka, yaitu anting-anting baik yang ada di istri, anak laki-laki maupun perempuan. Untuk apakah emas itu? Ternyata emas itu adalah bahan untuk membuat seekor patung tuangan yaitu patung lembu emas. Harun membuatkan ‘allah’ yang mereka inginkan itu dibuat dengan cara dibentuk dengan pahat menjadi sebuah patung anak lembu tuangan (baca: Yes 44:9-13). Dan ia  berkata “Hai Israel, inilah Allahmu, yang telah menuntun Engkau keluar dari tanah Mesir!”

Setelah mereka selesai membuat ‘sesuatu’ yaitu patung mereka menyembah dan memberikan persembahan kepada patung itu, serta bersukacita.

Refleksi
Renungkanlah: Pernahkan saudara merasa tidak sabar ketika menanti bimbingan dari Tuhan lalu tergoda untuk bergerak sendiri sambil mempercayai perbuatan manusia? Apakah yang membuat saudara tidak sabar sehingga kita mengambil jalan/cara yang salah?

Tekadku
Ya Tuhan, tolonglah saya untuk bisa selalu percaya kepada-Mu, supaya meskipun dalam keadaan yang sulit sekalipun, saya tetap bisa selalu setia dan taat kepada-Mu. Jangan biarkan saya mengambil jalan yang salah, atau bahkan hidup dalam ketidakpercayaan kepada-Mu.

Tindakanku
Saya akan menyanyikan KJ. 396a Ya Yesus, Ku Berjanji. Dengan penuh iman dan keyakinan. (Ya Yesus, ‘ku berjanji setia padaMu; kupinta Kau selalu dekat ya, Tuhanku. Di Kancah pergumulan jalanku tak sesat, kar’na Engkau Temanku, Pemimpin terdekat).

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*