suplemenGKI.com

Senin, 9 Maret 2015.

08/03/2015

Bilangan 21:1-3

 

Tuhan Mendengarkan Permintaan Israel

Pengantar:
Dalam perjalanan bangsa Israel menuju Kanaan, tidak sedikit tantangan yang harus mereka hadapi. Tantangan itu disebabkan karena ketidaktaatan dan ketidak setiaan mereka kepada Allah yang telah membawa mereka keluar dari Mesir. Misalnya ketidaktaan Harun yang menuruti kemauan bangsa Israel dengan membuat patung anak lembu emas. Hal itu membuat dia tidak diperkenankan Allah memasuki Kanaan (Band Bil 20:24) Dan tentu masih banyak ketidaktaatan dan ketidak setiaan Israel yang lain. Selain itu, tantangan juga berasal dari bangsa-bangsa kafir di sekitar Kanaan yang harus mereka hadapi. Dalam perikop Bilangan 21:1-3 ini bangsa Israel berhadapan dengan raja negeri Arad, orang Kanaan yang tinggal di tanah Negeb. Bagaimana kisah selanjutnya? mari kita perhatikan bacaan hari ini.

Pemahaman:

- Berita tentang bangsa Israel yang telah mengalahkan bangsa2 selama perjalanan menuju Kanaan terdengar oleh orang2 Arad, apa respons mereka terhadap bangsa Israel? (v.1)

- Lantas bagaimana reaksi bangsa Israel ketika mereka akan diserang bangsa Arad? (v.2)

- Bagaimana respons Tuhan terhadap permintaan bangsa Israel ketika bangsa Israel harus berhadapan dengan bangsa Arad? (v. 3)

Tanah Negeb, adalah merupakan suatu wilayah kering di selatan Yehuda, yang dilalui beberapa jalan yang secara strategis penting karena menjadi daerah perlintasan perdagangan antar wilayah. Negeb dalam bahasa Ibrani artinya tanah kering yang tidak subur . Pada zaman keluaran orang Amalek tinggal di tanah Negeb bertetangga dengan orang Het, orang Yebus dan orang Amori (Bil. 13:29) Orang-orang Arad, adalah orang-orang Kanaan yang berdomisili di Negeb yang kemungkinan besar adalah bagian dari orang Amori. Ketika orang-orang Arad mendengar kedatangan bangsa Israel, mereka menyambutnya dengan genderang perang. Suatu rospons ketidaksukaan atau penolakan.

Melihat respons orang-orang Arad yang demikian bangsa Israel kemudian bernazar kepada Allah “Jika Engkau menyerahkan bangsa ini sama sekali…” (v.2) Nazarnya bangsa Israel ini merupakan bentuk melibatkan Tuhan dalam menghadapi tantangan. Mungkin mereka telah belajar dari pengalaman sebelumnya, ketika mereka mengabaikan Tuhan mereka menjadi kalah dan menderita.

Tuhanpun kemudian mengabulkan atau mendengarkan permohonan mereka lalu menyerahkan orang Kanaan kepada bangsa Israel. Bangsa Israel berhasil menumpas orang-orang Kanaan di sekitar Negeb dan kota-kotanya ditumpaskan (v.3)

Refleksi:
Ketika kita menghadapi tantangan dalam hidup ini janganlah dihadapi sendiri, libatkanlah Tuhan. Melibatkan Tuhan berarti tidak meniadakan Tuhan, niscaya Dia akan menolong kita.

Tekad:
Aku percaya Tuhan itu ada, dan selalu siap sedia dilibatkan dalam setiap aspek hidupku.

Tindakan:
Aku akan berdoa, memuji Tuhan dan berseru kepada-Nya dalam menghadapi setiap tantangan hidup, berarti aku telah melibatkan Tuhan dalam hidupku.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«