suplemenGKI.com

Senin 9 Juli 2012

08/07/2012

Amos 2: 6-16

Hukuman Tuhan

                Tuhan tidak pernah membiarkan kejahatan yang dilakukan oleh umat pilihanNya (bangsa Israel), oleh sebab itu Tuhan mengutus nabi Amos untuk memberitahukan apa yang sudah dilakukan oleh bangsa Israel dan bagaimana akibatnya.

  1. Dosa apa yang telah dilakukan oleh bangsa Isreal?
  2. Apa yang diingatkan Tuhan kepada bangsa Israel?
  3. Hukuman apa yang akan diterima akibat dosa bangsa Israel?
  4. Pelajaran apa yang dapat kita ambil?

 

Renungan

Amos mulai menyebutkan dosa-dosa bangsa Israel, menjual orang benar karena uang. Mereka bertindak tanpa hukum terhadap orang benar, tanpa perasaan terhadap orang miskin, dan merampok orang-orang yang lemah. Orang benar disini dimaksudkan adalah pada “pihak yang tidak bersalah” dalam pengadilan, sedangkan hakim-hakimnya terbuka untuk suap, sehingga putusan-putusannya diperjual-belikan. Orang miskin hidup tanpa pertolongan kalau sedang bermasalah dengan orang  yang berkuasa, mereka sangat lemah sekali.

Orang lemah hidup dalam penindasan “orang yang kuat”, orang yang kuat hidup dalam ketamakan, bahkan untuk mendapatkan apa yang diinginkan mereka tega untuk melakukan kejahatan bahkan pembunuhan.

Banyaknya orang yang melakukan perbuatan zinah, baik orang tua maupun orang muda, sehingga mereka sengaja melanggar kekudusan hidup yang diperintahkan Tuhan kepadanya.

Tuhan melalui Amos mengingatkan bangsa Israel yang telah berbuat dosa keji tersebut, Tuhan juga mengingatkan bahwa bangsa Israel pernah diluputkan dari musuh-musuhnya baik orang Amori maupun dibebaskan dari penjajahan bangsa Mesir. Bukan hanya itu saja,  mereka juga dipelihara Tuhan dengan tidak ada henti-hentinya selama di padang gurun dalam waktu 40 tahun, serta banyak hal yang baik telah dilakukan Tuhan kepada bangsa Israel.

Amos menasihatkan kepada bangsa Israel untuk melihat kebaikan Tuhan, namun kalau mereka tidak mau kembali ke jalan yang benar maka mereka akan digoncangkan oleh Tuhan. Tuhan sendirilah yang akan menghajar umatNya yang dikasihinya. Bahkan orang kuat, orang cepat, pahlawan, penunggang kuda yang hebat, pemegang panah dari bangsa israel semuanya akan dihancurkan oleh Tuhan.

Betapa mengerikannya hukuman Tuhan bagi mereka yang sengaja melawan kebaikan Tuhan. Tuhan menginginkan umatnya hidup sesuai dengan apa yang diajarkanNya kepada mereka.

Bagaimana dengan kita, sebagai orang yang percaya kepada Tuhan Yesus, sudahkah kita hidup dalam kehendakNya? Pernahkah kita memikirkan dan melakukan pembelaan terhadap orang “yang lemah”? Bersikap bijakkah kita, terhadap orang “yang miskin”? Masihkah kita mempertahankan kehidupan yang kudus di hadapanNya?

Kehidupan yang memuliakan Tuhan senantiasa didambakan bukan hanya oleh Tuhan yang memiliki kita, namun sesama kita juga berharap bahwa hidup kita dapat menjadi berkat bagi sesama.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«