suplemenGKI.com

Bacaan : 2 Raja-raja 2:1-12

 

MENJADI TELADAN

 

PENGANTAR
Elia merupakan salah satu nabi terbesar dalam Perjanjian Lama. Karya dan tindakannya  yang luar biasa diceritakan dalam Perjanjian Lama. TUHAN hendak menaikkan Elia ke sorga. Untuk itu Elia harus segera mempersiapkan Elisa sebagai penggantinya.

Elia merupakan guru, pembimbing, dan mentor bagi Elisa. Elisa telah mengikuti Elia selama bertahun-tahun. Elisa telah menyaksikan secara langsung kerja dan karya Elia. Dalam kebersamaan itulah Elia telah mempersiapkan Elisa sebagai penggantinya.

 

PEMAHAMAN

  1. Ayat 1-7: Bagaimanakah sikap Elisa yang mengetahui bahwa Elia akan segera terangkat ke sorga?
  2. Ayat 8-12:Apakah yang Elisa kehendaki sebagai permintaan terakhir kepada Elia?

 

Elisa merasa berat hati berpisah dari Elia yang telah dianggapnya sebagai sosok teladan. Beberapa kali Elia akan meninggalkan Elisa untuk pergi ke Betel, Yerikho dan sungai Yordan, sesuai dengan perintah TUHAN. Namun Elisa tetap berkeras untuk ikut bersama dengan Elia. Dengan penuh kesetiaan Elisa terus mengikuti Elia kemanapun Elia pergi.

Ketika Elia menanyakan permintaan terakhir Elisa menjelang kenaikannya ke sorga. Elisa meminta dua bagian dari roh Elia. Permintaan itu bukanlah dimaksudkan agar Elisa memiliki kehebatan yang sama atau bahkan lebih dari Elia. Jika memperhatikan dan membandingkan Ulangan 21:17 mengenai hak kesulungan. Bahwa anak sulung diberi warisan oleh bapaknya dua bagian atau dua kali lipat dari anak yang lain. Elisa beranggapan bahwa Elia mempunyai banyak anak atau murid (ini mencakup nabi-nabi di Betel dan Yerikho). Sehingga Elisa meminta hak seperti anak sulung.  Elisa ingin mendapat dua bagian warisan dari Elia yang dipandangnya sebagai bapaknya.  Elisa menempatkan dirinya sebagai anak sulung bagi Elia.

Permintaan terakhir Elisa kepada Elia bukanlah keinginan untuk memiliki kehebatan yang sama atau lebih dari Elia. Elisa menghendaki dirinya bisa mewarisi kekuatan dan semangat pelayanan yang sama seperti Elia. Inilah bukti keberhasilan Elia dalam mendidik dan mengajar  Elisa. Keteladanan Elia telah membentuk Elisa menjadi sosok hamba yang tangguh, taat dan setia.

 

REFLEKSI
Sampai sejauh manakah sikap hidup kita telah memberikan pengaruh postif bagi orang-orang disekitar kita? Adakah hal-hal baik dari diri kita yang telah mempengaruhi orang-orang disekitar kita sehingga mereka juga melakukan kebaikan dalam hidup mereka?

 

TEKADKU
Ampunilah kami ya TUHAN jika selama ini kami belum berbuat apa-apa. Bahkan kami belum bisa menjadi teladan bagi sesama. Kuatkan dan mampukan kami menjadi teladan bagi sesama kami. Amin

 

TINDAKANKU
Belajar untuk lebih mengendalikan diri. Berusaha lemah lembut dan jujur dalam berkata-kata. Selalu memperhatikan dan menimbang setiap perbuatan atau tindakan yang kita lakukan.

 

——————————————————————-

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*