suplemenGKI.com

Berani Menyatakan Kebenaran

Pada bagian ini menceritakan adanya nabi-nabi palsu ditengah-tengah bangsa Yehuda, kehadiran nabi-nabi palsu justru disukai oleh bangsa Yehuda, karena mereka berbicara tentang hal-hal yang baik dan menyenangkan bangsa Yehuda

  1. Situasi bagaimanakah yang sedang terjadi pada bangsa Yehuda ?
  2. Apa yang membedakan antara nabi palsu dan nabi yang benar pada jaman tersebut?
  3. Apa yang difirmankan Tuhan kepada bangsa Yehuda melalui nabiNya?
  4. Bagaimana Tuhan memperlakukan nabi-nabi palsu?
  5. Pelajaran apakah yang kita dapatkan dalam bagian ini?

Renungan

Pada pasal 23 ini, diawali peringatan nabi Yeremia kepada para pemimpin bangsa Yehuda, yang digambarkan sebagai para gembala yang tidak memperhatikan domba-dombanya. Sehingga domba-dombanya tidak diperhatikan, menderita dan tercerai berai.

Nabi Yeremia mengingatkan bahwa para pemimpin telah melakukan kejahatan, sehingga berdampak kepada rakyatnya yang bertambah penderitaannya. Banyak hal-hal yang tidak benar telah dilakukan oleh mereka, antara lain: perzinahan terjadi dimana-mana, ketidakadilan, kelicikan, menyembah berhala, ketidakjujuran dan kejahatan. Mereka melakukan semuanya itu seakan-akan tidak ada lagi Tuhan yang melihat perbuatannya. Hal ini diperparah dengan adanya nabi-nabi palsu yang menutupi setiap kejahatan mereka. Nabi-nabi palsu mengatakan bahwa kondisi mereka tetap baik dan aman-aman saja bahkan tetap selamat, mereka tidak akan dilanda malapetaka. Perkataan nabi-nabi palsu ini sangat menyenangkan bagi para pemimpin Yehuda yang melakukan kejahatan tersebut, sehingga keadaan bangsa Yehuda semakin terpuruk.

Nabi Yeremia mengingatkan dosa-dosa yang telah mereka lakukan, bahkan mengingatkan bahwa Tuhan itu tahu apa yang telah dikatakan oleh nabi-nabi palsu yang mengatas namakan Tuhan semesta alam.

Nabi Yeremia menubuatkan bahwa nabi-nabi palsu itu pasti akan dihukum oleh Tuhan, karena mereka telah bernubuat palsu dan membuat rekaan hatinya sendiri, sehingga umat Tuhan melupakan nama Tuhan dan meninggalkan perjanjianNya. Yeremia juga menubuatkan bahwa bangsa Yehuda akan dibuang ke Babel karena kelakuan umatNya yang telah menyimpang dari perjanjianNya dan melakukan banyak kejahatan.

Namun demikian Tuhan tidak akan meninggalkan umatNya dalam penderitaannya, bahkan Yeremia menubuatkan akan munculnya tunas yang dapat menyelamatkan bangsa Yehuda.

Tugas pelayan nabi Yeremia sangat berat sekali, dimana ia mengingatkan para pemimpin raja Yehuda untuk menyadari akan kesalahan dan dosa-dosanya. Tugas pelayan yang berat ini hanya dapat dilakukan di dalam ketaatan nabi Yeremia kepada Tuhannya. Keberanian untuk menyatakan kebenaran di dalam Tuhan inilah yang telah dilakukan oleh Yeremia, walaupun para pemimpin Yehuda tidak bertobat.

Berani menyatakan kebenaran dalam Tuhan, dibutuhkan kepercayaan dan ketaatan kepada Tuhan

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*