suplemenGKI.com

ILUSI DOSA  

Amsal 5:1-7

 

Pengantar
Apakah Saudara pernah mengalami ilusi? Ilusi adalah persepsi yang salah terhadap kenyataan. Biasanya pesulap dapat memanfaatkan ilusi, kecepatan tangan dan pengalihan perhatian penonton untuk menunjukan trik yang seolah-olah adalah fakta kebenaran tanpa rekayasa. Ilusi bukan penyangkalan realita tetapi cara pandang yang berbanding terbalik dengan hal yang sesungguhnya, bisa dari persepsi yang keliru, ketidaktahuan atau kedegilan hati.

Bila orang mengalami ilusi, bisa jadi secara sadar dan konsisten  melakukan kejahatan dan menjadikan kejahatan sebagai kebiasaan hingga tidak menyadari lagi bahwa yang dilakukan adalah jahat. Dosa sudah mempengaruhi pikirannya sedemikian rupa sehingga ia tidak mampu membedakan antara benar dan salah. Bahkan dia tidak memikirkan apakah tindakannya benar atau salah yang penting memberikan kesenangan bahkan menjadikan itu sebagai cara untuk meraup rejeki.  Ilusi dosa yang demikian adalah hal yang sangat serius. Marilah kita merenungkannya!

Pemahaman

  • Ayat 5       : Bagaimanakah mungkin orang bisa melangkahkan kaki menuju maut?
  • Ayat -4, 6 : Siapakah yang dimaksud  dengan orang yang jalannya sesat namun tak menyadarinya?
  • Ayat 1, 7  : Apakah yang harus dilakukan agar manusia tidak terjebak dalam ilusi dosa?

Bacaan Alkitab hari ini membicarakan tentang kenyataan bahwa di sekitar kita ada ilusi dosa yang telah mempengaruhi pola pikir manusia tanpa ia menyadarinya. Oleh karenanya ada orang-orang yang hidupnya berkubang dalam dosa dan menjadikan dosa sebagai kesukaan serta cara untuk mendapatkan rejeki. Makin lama ia berjalan dalam kesesatan dosa, ia makin menikmati. Dan karenanya ia pun mengajak orang lain berbuat dosa.

Amsal 5: 3-6 membicarakan tentang realitas di dunia ini selalu ada perempuan jalang ( penjaja seks). Mereka adalah orang-orang yang menjadikan daya tarik seksual untuk memikat hati para lelaki. Tidak sedikit lelaki yang menikmati layanannya bahkan ketagihan dengan mencarinya.   Ia mencari mangsa dengan bujuk rayunya yang manis. Ia merasa mendapatkan kesenangan, kepuasan dan keuntungan dari  kesesatannya.  Kata Amsal,  sesungguhnya kakinya melangkah menuju maut namun ia tak menyadarinya. Ia dikuasai ilusi dosa.  Mengapa itu bisa terjadi? Sebab banyak manusia punya kecenderungan hanya mau mendengar keinginannya sendiri. Mereka tidak mau mendengar  nasihat bijak Firman TUHAN. Akibatnya mereka tidak butuh Firman TUHAN sehingga tak memahami kebenaran sejati.  Bukan hanya perempuan jalang tapi semua orang yang tak memahami kebenaran Firman TUHAN akan mudah dikuasai ilusi dosa yang menyesatkan.

Refleksi
Lihatlah keadaan di sekitar kita! Ada begitu banyak kejahatan yang terjadi bahkan orang menjadikan tindak kejahatan sebagai mata pencahariannya dan pemuas kebutuhan dan keinginannya.  Mereka bukan hanya penjaja seks, tapi juga aneka tindakan kejahatan yang memangsa orang lain untuk menjadi korbannya: para koruptor, penipu,  pengedar narkoba, hacker,  dll yang pikirannya dikuasai oleh ilusi kenikmatan cinta akan uang atau cinta akan diri sendiri yang berlebihan.  Bayangkanlah ada rombongan orang yang sesungguhnya sedang berjalan menuju maut namun ia tak menyadarinya. Betapa ngeri kondisi ini! Dalam keheningan, dengan mata hati dan pikiran yang jernih, lihatlah apakah Saudara ada dalam rombongan itu? Bila Saudara ada di sana, apakah yang akan Saudara lakukan sekarang? Bila Saudara tidak ada di sana, apakah yang akan Saudara lakukan untuk menyelamatkan rombongan orang yang sedang  melangkah di jalan sesat ini? 

Tekadku
Ya  TUHAN, mampukanlah aku untuk memiliki hati dan pikiran yang jernih sehingga mampu berjalan di jalan kebenaran. Jangan biarkan aku dikuasai oleh pikiran dan keinginan yang bisa menyesatkan langkahku  dan kehidupan orang lain. 

Tindakanku

  • Setiap pagi aku akan menyelaraskan pikiranku dengan nasihat bijak Firman TUHAN. Oleh karenanya aku akan memulai hari dengan merenungkan Firman TUHAN
  • Setiap malam, menjelang tidur aku akan merenungkan apakah di sepanjang hari ini langkah hidupku berada di jalan yang benar?
  • Aku akan menunjukkan jalan kebenaran pada teman atau keluarga yang saat ini sedang berada di jalan yang sesat.
Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«