suplemenGKI.com

PEDULI KEPADA SAUDARA SEIMAN

1 Timotius 5 : 1-8

 

PENGANTAR
Kepedulian kita kepada sesama secara khusus kepada saudara seiman, bisa berupa materi, tenaga, waktu, nasehat atau hal penting lainnya, yang kita lakukan secara nyata. Namun untuk mewujudkan hal tersebut terkadang kita masih menjumpai kesulitan di sana-sini. Mengapa ? Hal itu dikarenakan kondisi dan relasi dari setiap orang berbeda-beda.
Firman Tuhan hari ini, mengajarkan kepada kita untuk peduli dan memberi perhatian kepada sesama tanpa bergantung kepada keadaan dan hubungan yang ada.

PEMAHAMAN

  1. Bagaimana nasehat Paulus kepada Timotius dalam menegur jemaat yang melakukan kesalahan ? ( ayat 1-2 )
  2. Bagaimana nasehat Paulus kepada Timotius dalam memberi perhatian kepada para janda ? ( ayat 3-8 )

Dalam bacaan hari ini, rasul Paulus memberikan nasehat praktis kepada Timotius tentang bagaimana memperlakukan saudara seiman.

Yang pertama : Dalam menegur jemaat. Rasul Paulus menasehatkan kepada Timotius agar Timotius menegur jemaat yang salah seperti menegur anggota keluarga sendiri. Hal itu digambarkan oleh Paulus seperti menegur bapa atau ibu, saudara atau adik, dengan hati yang murni dan tulus serta motivasi yang benar. ( ayat 1-2 ). Sebagai seorang pemimpin Timotius memiliki otoritas untuk mengajar dan menegur jemaat yang melakukan kesalahan. Tetapi Tuhan Allah menghendaki agar teguran yang diberikan kepada jemaat dapat dilakukan dalam kasih dan kemurnian sebagaimana dilakukan dalam hubungan keluarga.

Kedua : Sikap kepada para janda. Dalam perjanjian lama, pemeliharaan terhadap janda-janda merupakan perintah Tuhan ( Ulangan 10 : 17-18 ; Keluaran 22 : 22 ). Tetapi jemaat harus mengenali dan peka, janda yang seperti apa yang sungguh-sungguh membutuhkan pertolongan. Oleh karena itu Paulus menasehati Timotius agar menghormati dan mengurus para janda. Dalam hal inipun Paulus memberikan kriteria para janda yang wajib mendapat perhatian. Pertama : Janda yang sudah tua dan tidak memiliki sanak keluarga. (ayat 3,5). Kedua : Bagi janda-janda yang sudah tua tetapi masih punya anak atau family yang mengurus hendaknya diurus oleh anaknya atau kerabatnya ( ayat 4 ). Ketiga : Sedangkan bagi janda-janda yang masih muda disarankan untuk menikah lagi agar terhindar dari prasangka dan perbuatan buruk ( ayat 6-7 ).

Melalui firman Tuhan hari ini, kita diingatkan untuk memperlakukan saudara seiman (jemaat) seperti keluarga sendiri. Menegur dan menasehati yang salah serta memperhatikan mereka yang membutuhkan pertolongan. Sehingga nama Tuhan dimuliakan.

REFLEKSI
Marilah kita merenungkan : Kapan terakhir kali anda memperhatikan saudara seiman, memberi nasehat, menolong yang kekurangan ? Bagaimana perasaan anda ketika melakukan hal itu ? Jika masih ada kesempatan, maukah anda melakukannya lagi ?

TEKADKU
Ya Tuhan, bimbinglah kami untuk memiliki hati yang peduli kepada saudara seiman yang membutuhkan perhatian. Kiranya kerinduan hati kami dapat terwujud. Amin.

TINDAKANKU
Hari ini saya akan menyisihkan berkat bagi jemaat janda yang benar-benar membutuhkan pertolongan.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«