suplemenGKI.com

I Samuel 3:1

MELAYANI TUHAN DIMASA SULIT

 

Pengantar
Adalah hal yang sangat istimewa seseorang yang masih sangat muda bersedia memberi diri membaktikan hidup kepada TUHAN. Seseorang itu bernama Samuel. Samuel berarti Allah mendengar. Samuel adalah anak dari Hana dan Elkana. Masa muda Samuel tidak diisi dengan hal-hal negatif dan tidak berguna. Dengan penuh ketaatan dia dididik oleh imam Eli untuk menjadi penggantinya.

Pemahaman

Ayat 1        Dalam situasi dan kondisi bagaimanakah Samuel mulai melayani TUHAN ?

Samuel mulai menjadi pelayan TUHAN ketika usianya masih muda. Dalam situasi yang sulit dan tidak mudah. Pada waktu itu firman TUHAN jarang; penglihatan-penglihatanpun tidak sering (ayat 1)Allah memang tidak lagi menghendaki Eli menjadi imam atas umat Allah. Eli dipandang tidak tegas terhadap perbuatan anak-anaknya yang menyimpang (2:27-34).

Samuel yang masih muda tidak terpengaruh pada situasi dan keadaan disekelilingnya. Meski dihadapannya anak-anak imam Eli memperlihatkan sikap negatif, Samuel sama sekali tidak terpengaruh. Bahkan disaat TUHAN enggan menyampaikan firman dan nubuatanNYA oleh karena sikap Eli, Samuel juga sama sekali tidak terpengaruh. Samuel memperlihatkan sikap taat dan takut kepada Allah.

Seringkali seseorang menolak melayani oleh karena berbagai macam alasan, mulai dari kesibukan sampai dengan merasa tidak mampu. Namun hari ini sikap hidup Samuel memperlihatkan hal yang luar biasa. Samuel tidak menyampaikan alasan apapun ketika orangtuanya membawanya menghadap imam Eli untuk dididik dan melayani di rumah TUHAN. Jika Samuel enggan, Samuel akan menggunakan segala cara untuk menolak semuanya. Tetapi hal itu tidak dilakukan Samuel. Apalagi situasi dan kondisi dihadapan Samuel tidak mudah. Namun semuanya tidak menurunkan keinginan Samuel untuk tetap melayani

Refleksi
Bersediakah kita melayani TUHAN meski sedang berada dalam masa-masa sulit? Atau masih adakah semangat melayani TUHAN disaat kita sedang menghadapi masa-masa sulit? Melayani TUHAN seharusnya tetap dilakukan apapun keadaannya.

Tekadku
Ya Allah, mampukan saya tetap melayani dengan setulus hati meski saat ini saya tengah menghadapi banyak pergumulan dan persoalan dalam hidup.

Tindakanku
Bersedia melayani dengan tulus dan semangat meski dalam pergumulan. Tetap percaya bahwa pergumulan yang dihadapi akan dapat dilalui apabila tetap setia dalam melayani.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«