suplemenGKI.com

2 Raja-raja 5:1-8

ADA TUHAN, JANGAN TAKUT!

PENGANTAR
Ketakutan yang mencekam bisa membuat kita kehilangan akal sehat kita.  Dan yang lebih parah, ketakutan yang mencekam juga dapat membuat kita kehilangan iman kita.  Seluruh penglihatan kita dibayang-bayangi oleh masalah yang menakutkan itu, sampai-sampai kita tidak dapat lagi melihat Tuhan yang setia menyertai kita.

PEMAHAMAN
Peristiwa yang ditulis dalam narasi ini terjadi pada akhir masa pemerintahan Yoram bin Ahab, raja Israel.  Waktu itu kerajaan Israel sedang berada di bawah tekanan militer kerajaan Aram yang dipimpin oleh raja Benhadad II.

  • Ay. 1-3.  Pada masa itu, kusta adalah sebuah penyakit mematikan yang belum ditemukan obatnya.  Mengapa gadis ini “berani” menyarankan agar Naaman pergi kepada Elisa?
  • Ay. 4-7.  Bagaimana reaksi raja Israel ketika ia menerima surat dari raja Aram?  Mengapa dia bereaksi seperti itu?  (Bandingkan dengan sikap gadis Israel pelayan Naaman di atas)
  • Ay. 8.  Apa yang dilakukan Elisa terhadap raja Israel?  Menurut Elisa, apa tujuan dari mukjizat kesembuhan Naaman?  Bandingkan dengan 3:11.

Pada waktu itu kusta merupakan penyakit mematikan yang tidak dapat disembuhkan. Namun, gadis Israel ini berani memberi saran agar Naaman pergi kepada seorang nabi di Samaria (yaitu Elisa) untuk mendapatkan kesembuhan.  Jadi, saran ini juga merupakan sebuah pernyataan iman.  Gadis ini percaya bahwa melalui nabi Elisa kesembuhan Naaman bisa terjadi.

Sikap raja Israel justru sebaliknya.  Dia sangat ketakutan ketika menerima surat dari raja Aram.  Pada waktu itu tentara kerajaan Aram memang jauh lebih kuat daripada pasukan Israel.  Raja Israel sangat takut jika karena surat itu maka raja Aram akan memerangi mereka dan menghancurkan mereka.  Ketakutan dan kesedihan yang luar biasa ini bahkan membuat raja Israel mengoyakkan pakaiannya.

Mengingat keadaan orang Israel pada waktu itu, kita dapat melihat betapa pentingnya mujizat penyembuhan kusta Naaman ini.  Apa tujuan dari mujizat tersebut?  Kita dapat mengetahuinya dari mulut Elisa, “ . . ., supaya ia tahu bahwa ada seorang nabi di Israel” (5:8).  Naaman memang perlu tahu bahwa di Israel masih ada seorang nabi.  Namun, pihak yang perlu tahu hal ini bukan hanya Naaman, melainkan juga seluruh kerajaan Israel itu sendiri (lihat 3:11). Raja Yoram yang sedang ketakutan dan rakyat Israel yang sedang gelisah harus tahu bahwa (masih) ada seorang nabi di Israel, yaitu Elisa.

REFLEKSI
Ketakutan Anda bisa membuat Anda melupakan Allah, namun tidak akan pernah dapat membuat Allah melupakan Anda.

TEKADKU
Tuhan, aku bersyukur kepada-Mu karena setiap kali aku dihinggapi ketakutan dan keraguan, Engkau selalu hadir untuk meneguhkan imanku.

TINDAKANKU
Aku akan memuji Tuhan dengan sebuah nyanyian yang menegaskan bahwa Tuhan setia dan akan selalu menyertai aku.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«