suplemenGKI.com

Senin, 6 Juli 2015.

05/07/2015

Bacaan : 2 Samuel 6 : 1-19.

“MENGHORMATI KESUCIAN ALLAH”.

PENGANTAR.
Kekuatan bangsa Filistin telah dipatahkan oleh  Daud, kini Daud merencanakan membawa Tabut Allah dari Kiryat Yearim ke Yerusalem, agar dapat disimpan di Yerusalem untuk seterusnya.  Untuk maksud tersebut Daud mengerahkan tentara sejumlah 30.000 orang untuk mengarak Tabut Allah ke Yerusalem.Tabut Allah diangkut dengan kereta yang ditarik dua ekor lembu. Uza dan Ahyo kedua anak laki-laki imam Abinadab, mengendalikan kereta yang membawa Tabut itu, Ahyo berjalan di depan sedangkan Uza disamping kereta itu. Daud dan segenap rakyat menari-nari mengelilingi Tabut itu diiringi  kecapi, gambus, rebana, ceracap, kelentung dan berbagai macam bunyi-bunyian, untuk menyatakan kegirangan hati mereka.

PEMAHAMAN.

  1. Apakah kesalahan Daud dan imam-imam dalam peristiwa tersebut ? ( ayat 1-5 )
  2. Apakah kesalahan Uza ? bagaimana akibat dari kesalahan  Uza ? ( ayat 6-11 )
  3. Apa yang dikehendaki Tuhan ?  apakah Daud melakukan dengan benar ? ( ayat 12-19 )
  4. Apa yang dikehendaki Tuhan terhadap umatNya ?

Kesalahan Daud dan imam-imam adalah bahwa mereka tidak menyelidiki terlebih dahulu peraturan  bagaimana Tabut perjanjian  itu harus dibawa. Menurut Bilangan 4 Tabut itu harus dibawa oleh orang-orang Lewi dengan memakai usungan dan diayat 15 menyatakan bahwa orang-orang Lewi hanya boleh memegang usungan dan bukan Tabut, siapa yang memegang tabut itu ia akan mati. Sedangkan waktu itu Daud, imam-imam, orang-orang Lewi bersama segenap rakyat mengangkut Tabut Allah dengan kereta.

Waktu arak-arakan itu tiba dekat pengirikan Nakhom, tersandunglah kedua lembu yang menarik kereta itu. Uza yang takut, kalau-kalau kereta akan terbalik dan tabut akan jatuh mengulurkan tangannya kepada tabut dan memegangnya, maka matilah Uza didekat Tabut itu. Uza berdosa karena berani memegang Tabut Allah itu, sekalipun ada peraturan dilarang keras memegang tabut Allah. Uza kurang menghormati kesucian Allah, ia mengira  bahwa ia dapat membantu Allah. Itu sebabnya ia kena hukuman Allah.  Dengan kejadian ini hendak menunjukkan kepada kita, bahwa kita harus menghormati kesucian Allah dan bahwa kita hanya boleh berbakti  kepada Allah dengan cara yang telah dinyatakanNya kepada kita. Jika kita berbuat yang lain daripada yang telah ditunjukkan kepada kita maka kita akan kena hukuman Allah, karena Allah menuntut ketaatan yang mutlak dari kita. Bagaimana dengan saudara ?

REFLEKSI.
Marilah kita merenungkan ! sebelum saudara bertindak, sudahkah saudara menyelidiki dan menyadari bahwa tindakan saudara sesuai dengan kehendak Allah ? tahukah saudara bahwa dalam setiap tindakan kita seharusnya kita menghormati kesucian Allah ? apakah saudara sudah melakukannya ? jika belum sadarkah bahwa apa yang kita lakukan adalah dosa ?

TEKADKU.
Ya Tuhan, ajarlah saya  untuk menyadari setiap tindakan saya, sesuai dengan kehendak Tuhan agar dengan demikian saya menghormati kesucian Tuhan.

TINDAKANKU.
Mulai hari ini saya akan belajar menjalani kehidupan ini yang sesuai dengan kehendak Tuhan, melalui setiap Firman Tuhan setiap hari.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«