suplemenGKI.com

MENJADI HAMBA TUHAN YANG TANGGUH

Yesaya 42:1-4

 

Pengantar
Istilah hamba Tuhan tak asing bagi kita. Banyak orang menyebut dirinya sebagai hamba Tuhan. Siapakah sesungguhnya hamba Tuhan? Bagaimanakah kehidupan hamba Tuhan?  Apakah tugas hamba Tuhan menurut bacaan Alkitab hari ini?  Marilah kita memahami dan menggali pesan bacaan Alkitab hari ini.

Pemahaman

  • Ayat 1-2       : Apa yang ingin ditunjukkan Tuhan tentang kehidupan hamba Tuhan?
  • Ayat 2-4       : Apakah yang dikerjakan hamba Tuhan?

Bacaan hari ini menyorot kehadiran tokoh yang disebut Yesaya  sebagai hamba Yahweh  (hamba Tuhan). Kata pembuka dalam ayat 1, “ Lihat..!”  hendak mengajak kita untuk memperhatikan dengan serius kehidupan Sang Hamba Tuhan yang kehadirannya sangat penting. Siapakah dia? Yesaya mengungkapkan jati diri, panggilan, dan misi Sang Hamba Tuhan.

Sang Hamba Tuhan dipilih oleh Tuhan dan diurapi sebagai hamba-Nya. Roh Tuhan dicurahkan atasnya agar ia mampu menjalankan tugasnya sesuai kehendak Tuhan. (ayat 1) Panggilan dan misinya sepenuhnya berasal dari Tuhan. Sang Hamba dipanggil untuk menegakkan hukum/keadilan (Ibr. Mispat) Allah kepada bangsa-bangsa (ayat 1,3,4). Ia menopang dan menegakkan orang-orang yang kehilangan pengharapan akan keadilan Allah (ayat 3). Mereka yang lemah, dibela dan diselamatkan serta diberi pengharapan baru oleh Sang Hamba Tuhan. Yesaya menggambarkan  hal itu dengan  kalimat ( ayat 3), “ Buluh yang patah terkulai tidak akan diputuskannya, tetapi justru akan dikuatkannya dan sumbu yang pudar nyalanya tidak akan dipadamkannya tetapi akan ditiupnya sampai menyala.”  Kehadiran Sang Hamba Tuhan menguatkan pengharapan umat yang lemah.

Sang Hamba pilihan Tuhan melakukan pelayanannya dengan tenang dan tidak meledak-ledak (ayat 2) namun tegas dan konsisten sampai keadilan Allah tuntas ditegakkan (ayat 4). Tentu tidak mudah menjalani kehidupan sebagai Hamba Tuhan. Ada tantangan dan rintangan yang bisa menggoyahkan iman Sang Hamba. Namun dengan kekuatan dari Roh Tuhan yang menaunginya, Sang Hamba Tuhan tetap tangguh dalam berkarya. Ia tidak akan menjadi pudar dan tidak akan patah terkulai (ayat 4). Hidupnya dipegang dan diperkenan Tuhan ( ayat 1)

Sosok Hamba Tuhan yang diberitakan Yesaya ini digenapi dalam hidup Kristus. Kristus adalah Sang Hamba, yang sudah tuntas menunaikan tugas dari Allah, menegakkan keadilan dan memberi pengharapan baru bagi umat. Tugas kita, anak-anak-Nya kini adalah melanjutkan karya menjadi hamba-hamba Tuhan yang terus berkarya membawa pengharapan baru bagi umat manusia yang kehilangan pengharapan. Oleh karena itu seharusnya kita juga penuh pengharapan; mempersembahkan karya kehidupan yang tak mudah lelah dan patah tapi tangguh dalam perjuangan kehidupan dan karya pelayanan. Dengan demikian kita bukan hanya memberitakan pengharapan baru di dalam Tuhan tapi juga memberi contoh atau teladan tentang hidup tangguh penuh pengharapan di dalam Tuhan.

Refleksi
Perjalanan kehidupan dan karya pelayanan bisa digambarkan bagaikan sebuah perjalanan pendakian gunung. Dalam melaksanakan misi sampai ke puncak, apa sajakah perasaan yang muncul? Apakah ada rasa lelah atau ingin menyerah kalah? Apakah Saudara melihat teman yang terengah-engah dan kehilangan gairah untuk melanjutkan perjalanan sampai ke puncak? Ditengah kondisi yang seperti itu, apakah yang akan Saudara lakukan sebagai seorang hamba Tuhan? 

Tekadku
Tuhan, mampukanlah aku menjadi hamba Tuhan yang tangguh; dalam segala keadaan selalu menghadirkan pengharapan di dalam Tuhan.

Tindakanku
Aku akan mengajak berbincang / mengunjungi / menelepon teman, keluarga ataupun tetangga  yang saat ini sedang lelah dalam himpitan kehidupan. Aku akan membacakan Firman Tuhan yang menguatkan pengharapannya dan mendoakannya.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«