suplemenGKI.com

Kejadian 1:1-5

KARYA BAIK ALLAH

 

Pengantar
Ada banyak kisah dan versi tentang bagaimana dunia/bumi diciptakan, baik yang diceritakan berulang dalam agama suku maupun yang diyakini oleh para ilmuwan.   Namun sebagai orang percaya, kita meyakini bahwa Allah-lah yang memulai segalanya.

Pemahaman

  • Ayat 1      :  bagaimana Allah dan pekerjaanNya dijelaskan di bagian ini?
  • Ayat 2      :  bagaimana keadaaan bumi dan apa aktivitas Allah?
  • Ayat 3      :  bagaimana Allah memulai karyaNya?
  • Ayat 4, 5  :  apa yang terjadi pada “terang” dan “gelap”?
  • Bagaimana seharusnya kita mewujudkan karya baik Allah dalam kehidupan?

Sejarah antropologi mencatat adanya persamaan antara kisah penciptaan versi budaya dengan yang diyakini Kristen.  Namun demikian, keyakinan Kristen menerima kebenaran penciptaan sebagaimana yang tertulis di Kejadian, bahwa Allah yang memulai segala sesuatu yang ada dari ketiadaan.  Karya Allah yang memulai ditegaskan melalui frasa, “pada mulanya Allah menciptakan langit dan bumi” (ayat 1) dari keadaan yang “belum berbentuk dan kosong”.  Kisah penciptaan digambarkan sebagai karya Allah yang mengubah keadaan belum berbentuk, masih kosong, dan kacau balau menjadi keadaan yang baik dan tertata.  Dalam kondisi serba kacau dan gelap itu digambarkan bahwa nafas Allah bergerak di atas permukaan, lalu mencipta apa yang Ia pandang baik.  Jadi dengan firmanNya, Allah mengubah kekacauan menjadi ketertiban, ketiadaan menjadi kehidupan, dan kegelapan menjadi kehidupan yang berkelanjutan.

Karya baik Allah bukan hanya menunjukkan kedirian Allah yang baik, tetapi juga dimaksudkan untuk mendatangkan kebaikan bagi kehidupan dalam tatanan yang teratur.

Karya baik Allah bagi kehidupan menjadi pola bagi kehidupan orang Kristen.  Sejak dunia berdosa, keadaannya seolah kembali seperti sebelum diciptakan:  kekacauan, kegelapan, pertikaian, penderitaan dan lain-lain.  Panggilan kristiani bukan lari dari kehidupan, melainkan hadir dan turut ‘mencipta’ melalui karya kerasulan yang mendatangkan kehidupan di tengan carut marutnya dunia.  Mari kita wujudkan karya baik Allah melalui kata dan karya kita yang mendatangkan berkat kehidupan bagi dunia.

Refleksi:
Karya baik Allah mendatangkan kehidupan bagi bumi dan seisinya.  Apakah kita sudah mewujudkan karya baik Allah melalui kata dan perbuatan sehingga mendatangkan berkat bagi alam dan sesama?

 

Tekadku
Aku mau meneladan karya baik Allah yang mendatangkan kehidupan bagi alam dan sesama.

 

Tindakanku
Aku harus mengatakan dan melakukan yang baik bagi Tuhan dan sesamaku.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«