suplemenGKI.com

Senin, 4 Maret 2019

04/03/2019

HASIL PERTAMA

Ulangan 26:1-11

Pengantar
Berbicara tentang persembahan kepada Tuhan, terkadang orang mulai mengambil kalkulator kehidupan mereka untuk menghitung ‘untung’ dan ‘rugi’ sebelum memberikan persembahan itu kepada Tuhan. Bagi mereka yang mulai menghitung-hitung, mungkin mereka lupa bahwa persembahan adalah bentuk syukur atas karya Tuhan di dalam hidup mereka. Dalam bacaan hari ini, kita akan belajar tentang bagaimana Allah telah menyatakan kepada bangsa Israel jauh-jauh hari sebelum mereka memasuki tanah perjanjian untuk membawa persembahan syukur mereka kepada Tuhan.

Pemahaman

  • Ayat 1-2         : Perintah apakah yang diberikan Tuhan Allah kepada bangsa Israel ketika nanti mereka masuk di tanah perjanjian?
  • Ayat 3             : Apakah yang harus mereka katakan kepada imam saat membawa hasil pertama itu?
  • Ayat 5-10       : Apakah tujuan Allah memerintahkan bangsa Israel memberikan persembahan hasil pertama dari panen mereka?

Umat Israel diperintahkan untuk mempersembahkan hasil pertama dari bumi mereka, setelah menduduki tanah perjanjian. Persembahan hasil pertama diatur sedemikian rupa (harus menaruh dalam bakul, harus membawanya ke tempat yang dipilih oleh Tuhan) (Ay. 2), untuk diserahkan kepada imam yang ada pada waktu itu (Ay. 3). Mereka juga harus berkata kepada imam itu bahwa: “Aku memberitahukan pada hari ini kepada TUHAN, Allahmu, bahwa aku telah masuk ke negeri yang dijanjikan TUHAN dengan sumpah kepada nenek moyang kita untuk memberikan kepada kita.” Sebagai peringatakan bentuk kasih setia Tuhan kepada mereka.

Persembahan hasil utama ini dihubungkan dengan peristiwa sejarah penyelamatan, yaitu masuknya umat Israel ke tanah perjanjian. Umat Israel diminta untuk melakukan persembahan hasil utama untuk mengingat peristiwa penting yang mereka alami sebagai anugerah Tuhan yang harus mereka syukuri. Kata-kata penting yang dialami bangsa Israel yang menjadi karya Tuhan adalah: (Ay. 5) Dahulu… (Ay. 6) Ketika Penderitaan dan pergumulan datang… (Ay. 7-9) Tuhan menolong dan menyatakan berkat… (Ay. 10) Oleh sebab itu, mereka memberikan persembahan yang terbaik untuk Tuhan, yaitu hasil pertama dari panen di tanah perjanjian yang telah mereka masuki. Kata-kata penting ini jugalah yang menjadi pola kasih setia Tuhan kepada semua umat-Nya.

Refleksi
Renungkanlah: Sudahkah kita benar-benar mempersiapkan persembahan syukur kita di hadapan Tuhan sebagai bentuk terimakasih kita atas semua karya yang telah Allah kerjakan dalam hidup kita dengan tulus dan sukacita? Atau kita masih menghitung-hitung ‘untung’ dan ‘rugi’?

Tekadku
Ya Tuhan, ajarlah saya untuk selalu mengingat perkerjaan tangan-Mu dalam hidup saya, sehingga saya bisa dengan setia memberikan persembahan yang terbaik bagi-Mu sebagai bentuk syukur dengan penuh sukacita, tanpa menghitung ‘untung rugi’

Tindakanku
Setiap kali saya datang ke rumah Tuhan, saya akan selalu mempersiapkan persembahan yang terbaik saya dengan sukacita atas kasih setia Tuhan yang selalu melimpah dalam hidup saya.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«