suplemenGKI.com

Senin, 4 Juni 2018

03/06/2018

Jujur Lebih Baik

Kejadian 3:8-15

 

Pengantar
Ketika seorang anak kecil melakukan kesalahan dia akan mengakui dengan jujur dan polos. Hal ini disebabkan oleh karena orang tuanya menanamkan dalam diri dan pikirannya untuk selalu berkata jujur dan tidak berbohong. Setiap orang tua menginginkan anak-anaknya hidup dalam sebuah kejujuran dan keberanian mengakui kesalahan. Namun ketika sang anak tumbuh dewasa apakah sikap yang seperti itu masih tetap dia terapkan? Berapa banyak orang yang masih  bisa bersikap jujur di tengah kesulitan hidup yang menghimpit? Mari bersama kita melihat sejarah  kejatuhan manusia dalam dosa pertama.

Pemahaman

  • Ayat 1-5         : Bagaimanakah cara ular  membuat perempuan itu jatuh dalam dosa?
  • Ayat 6-8         : Apakah yang dilakukan manusia itu? Dan apa yang kemudian terjadi pada mereka?
  • Ayat 9-13       : Bagaimanakah sikap mereka ketika Tuhan Allah  bertanya kepada mereka?
  • Ayat 14-15    : Konsekuensi apakah yang harus diterima manusia dan ular atas perbuatannya?

Perikop Kejadian 3 merupakan kisah kejatuhan manusia ke dalam dosa. Oleh karena hasutan si ular maka iman Hawa tergoyahkan dan akhirnya melanggar perintah Tuhan. Hawa pun mengajak Adam untuk turut serta dalam pelanggaran itu sehingga keduanya jatuh kedalam dosa yang sama dan kemudian malah saling menyalahkan satu dengan yang lainnya dihadapan Tuhan Allah. Dari kesalahan atas pelanggaran manusia dan tipu daya ular akhirnya  Tuhan Allah menghukum mereka. Laki-laki akan bekerja dengan sangat susah payah dan perempuan akan sakit karena melahirkan sedangkan ular akan diremukkan kepalanya serta menjadi musuh dari keturunan manusia. Manusia harus menjalani hukuman dan menerima konsekuensi dari perbuatan mereka.

Refleksi
Dalam keheningan, renungkanlah: Kita adalah manusia ciptaan Allah yang baik.  Pernahkah  kita merenungkan sejenak akan hubungan kita dengan sesama dan Tuhan? Ketika kita melakukan kesalahan apakah kita memohon ampun pada Tuhan ataukah lebih memilih menyalahkan orang lain dan merasa diri lebih benar? 

Tekadku
Tuhan, bantulah aku untuk selalu memiliki kerendahan hati pada sesamaku. Ketika ada permasalahan tolonglah aku untuk dapat lebih mengkoreksi diri tanpa harus selalu menyalahkan orang lain. Mampukanlah aku untuk selalu bisa membuka hatiku dan mengakui segala pelanggaranku dihadapan-Mu.

Tindakanku
Ketika ada sebuah kesalahpahaman dengan orang lain, aku mau terlebih dulu menyelesaikannya dengan kepala dingin. Aku mau berinisiatif mengatakan “maaf” pada sesama, sama seperti Allah yang berinisiatif terlebih dahulu mencari manusia.

Aku juga mau selalu mengakui segala pelanggaranku dihadapan Allah agar kuasa-Nya bekerja dalamku dan mengubahkan aku menjadi pribadi yang lebih baik lagi.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«