suplemenGKI.com

Senin, 4 Juli 2016.

03/07/2016

Amsal 7:1-3.

 

Pentingnya Firman Tuhan Bagi Kehidupan.

Pengantar:
Orangtua yang baik pasti selalu memberikan nasihat kepada anak-anaknya. Nasihat-nasihat yang disampaikan diharapkan bukan sekedar didengar saja, setelah itu tidak berdampak apa-apa dalam hidup anak-anaknya. Agar nasihat itu berdampak bagi kehidupan anak-anaknya, maka setiap nasihat dari orangtua harus: dipegang, disimpan dan ditambatkan atau diikatkan dalam hatinya. Nasihat-nasihat itu diibaratkan seperti sesuatu yang bisa lepas, bisa hilang dan bisa pergi maka perlu: dipegang, disimpan dan diikat atau ditambatkan. Semua itu menegaskan bahwa betapa pentingnya nasihat orangtua yang baik itu bagi kehidupan anak-anaknya.

Pemahaman:

  1. Apakah sesungguhnya yang dimaksudkan oleh pengamsal tentang: perkataanku, perintahku dan ajaranku pada ayat 1-2 dalam bacaan kita hari ini?
  2. Mengapa penulis Amsal memandang penting: Perkataan, perintah & ajaran bagi anak-anak?
  3. Siapakah yang dimaksud anakku dalam bacaan kita hari ini?

Secara hurufiah, kita bisa mengartikan bahwa: perkataan, perintah dan ajaran yang dimaksudkan oleh penulis Amsal adalah semacam nasihat dari orangtua kepada anak-anaknya. Dan adalah wajar bila sebagai orangtua yang baik akan selalu menasihati anak-anaknya dengan perkataan yang mendidik, perintah yang mengarahkan dan ajaran yang menuntun kehidupan anak-anaknya. Namun dalam penghayatan secara teologis: perkataan, perintah dan ajaran yang dimaksud oleh penulis Amsal ini juga bisa mengacu pada firman Tuhan. Dalam beberapa bagian Alkitab menyatakan dengan jelas bahwa: Firman Tuhan itu adalah sanggup mengubah hidup (2Tim 3:16), firman-Mu adalah kebenaran (Yoh 17:17), firman-Mu pelita bagi kakiku dan terang bagi jalanku (Maz 119:105) Maka kita meyakini bahwa apa yang dimaksud oleh penulis Amsal itu adalah berbicara tentang firman Tuhan.

Penulis Amsal memandang begitu penting firman Tuhan bagi kehidupan manusia, karena penulis Amsal dengan tajam melihat bahwa jika kehidupan seseorang tidak dididik, diarahkan dan dituntun oleh firman Tuhan yang berkuasa, maka kehidupannya akan menjadi liar dan menuju pada kebinasaan (band. Amsal 29:18) Tetapi jika kehidupan seseorang dibimbing, diarahkan dan dituntun oleh firman Tuhan niscaya ia akan hidup (v. 2) artinya ia akan selamat dan memiliki hidup yang kekal.

Setiap kita sebagai orang-orang yang sudah menyatakan diri percaya kepada Tuhan Yesus Kristus adalah anak-anak Allah. Namun sebagai anak yang baik kita harus bersedia, taat dan tulus untuk dibimbing, diarahkan dan dituntun oleh firman Tuhan, sehingga kita hidup dalam terang firman Tuhan senantiasa.

Refleksi:
Renungkan, sudahkah saudara bersedia, taat dan tulus untuk dibimbing, diarahkan, dituntun oleh firman Tuhan? Jika kita bersedia, taat dan tulus maka kita akan menuju pada hidup.

Tekad:
Tuhan, saya bertekad ingin terus dibimbing, diarahkan  dan dituntun oleh firman-Mu

Tindakan:
Setiap hari bergaul dengan Tuhan melalui membaca, merenungkan firman Tuhan dengan teratur.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«