suplemenGKI.com

BANGKIT DAN MENJADI TERANGLAH

Yesaya 60:1-4

Pengantar
Pada pasal ini menubuatkan bahwa dengan kedatangan Mesias, kemuliaan Tuhan akan datang di antara umat-Nya dan banyak bangsa akan datang kepada terang itu. Nubuat ini menunjuk pada peristiwa kembalinya kaum Yehuda dari Babel ke tanah perjanjian. Yesaya memandang itu sebagai tindakan Tuhan Allah yang memulihkan kembali keadaan Sion. Sion di sini menunjuk kepada kota Yerusalem, pusat ibadah, tempat Tuhan Allah Israel berkenan hadir di tengah-tengah umat-Nya.

Pemahaman

  • Ayat 1-2         : Perintah apakah yang Tuhan berikan kepada bangsa Israel? Bagaimana kondisi mereka pada waktu itu? Menurut saudara, apakah dalam kondisi demikian mereka mampu melaksanakan perintah Tuhan itu?
  • Ayat 3-4         : Apa yang terjadi dengan bangsa-bangsa di sekitar mereka?
  • Menurut saudara, apakah dalam kondisi yang di alami bangsa Israel pada waktu itu mereka sanggup bangkit dan menjadi terang? Pernahkah kita mengalami hal yang sama?

Perintah yang diberikan Tuhan kepada bangsa Israel adalah “Bangkitlah, menjadi teranglah”. Bagian-bagian akhir dari kitab Yesaya adalah berbicara tentang orang-orang Israel yang pulang dari pembuangan di Babel. Ketika mereka pulang dan sampai di tanah air mereka, yang mereka lihat pasti adalah puing-puing kehancuran, negeri mereka hancur dan terpuruk. Bahkan ayat 2 mengatakan bahwa kegelapan menutupi bumi dan kekelaman menutupi bangsa-bangsa. Dalam keadaan demikian pastilah mereka mengalami keprihatinan, kebingungan dan kehilangan harapan dalam diri mereka.

Di tengah-tengah kondisi ini, Tuhan memerintahkan mereka untuk bangkit dan menjadi terang. Ungkapan ‘terang’ di sini mengingatkan kita kepada kuasa Allah yang bekerja ketika menciptakan alam semesta. Dan ungkapan ini merupakan jawaban yang mantap atas keragu-raguan mereka yang merasakan kehancuran dan kehilangan harapan setelah pulang dari pembuangan. Tuhan yang sanggup menciptakan, maka Tuhan juga pasti sanggup memulihkan negeri mereka yang sudah hancur menjadi puing-puing dan menyatakan kemuliaan atas mereka (Ay. 1b, 2b).

Setelah Tuhan memulihkan bangsa Israel, maka bangsa-bangsa berduyun-duyun datang kepada terang mereka, raja-raja dan semua orang akan datang untuk menyaksikan kemuliaan Tuhan. Orang-orang dari berbagai suku bangsa, laki-laki dan perempuan, dari segala golongan, akan datang untuk menyembah Tuhan Allah Israel. Mereka yang datang ikut menikmati segala sukacita, kebenaran dan damai sejahtera yang diberikan Tuhan kepada umat-Nya. Kuasa Allah yang memberikan pemulihan masih terus dinyatakan sampai saat ini. Separah apapun kehancuran yang kita alami, Tuhan yang memberikan kita kehidupan, pasti juga akan sanggup memberikan pemulihan dan sukacita kembali dalam setiap kehidupan kita.

Refleksi
Renungkanlah: Terang yang Tuhan berikan kepada kita, akan memampukan kita untuk bangkit dan menjadi terang dalam hidup kita. Tuhan sanggup memulihkan kehidupan kita (keluarga, pekerjaan atau pelayanan). Sehingga kita mampu untuk menjadi terang bagi dunia.

Tekadku
Tuhan mampukan saya untuk bangkit dari segala keterpurukan, tolong saya untuk percaya bahwa Engkau sanggup memulihkan keadaan (keluarga, pekerjaan, pelayanan, dll) saya sekarang ini. Sehingga saya terus bisa menjadi terang dalam segala keadaan yang saya alami.

Tindakanku
Saya tidak akan menyerah dan putus asa ketika menghadapi masalah di keluarga, pekerjaan dan pelayanan, karena saya percaya Tuhan sanggup menolong saya.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«