suplemenGKI.com

Habakuk 1:1-4

KEPEKAAN SOSIAL

Pengantar
Nabi Habakuk berada pada zaman yang sama dengan Yeremia. Keduanya berada ditengah masyarakat Yehuda yang bobrok dan tidak setia kepada Allah. Berbagai macam kejahatan dilakukan umat Allah pada masa itu. Penindasan kepada mereka yang lemah dan miskin, serta berbagai macam kekerasan terjadi di tengah-tengah masyarakat Yehuda. Hal itu menimbulkan pertanyaan dalam diri Habakuk, mengapa Allah membiarkan semuanya terjadi ?

Pertanyaan yang sama mungkin pernah muncul dalam pikiran kita ketika menyaksikan berbagai peristiwa kejahatan. Atau mungkin pertanyaan itu timbul dari pengalaman menjadi korban kejahatan. Sama halnya dengan Habakuk mungkin kita juga bertanya-tanya: dimanakah keadilan Allah?

Pemahaman

Ayat 2-4               Pertanyaan apakah yang disampaikan Habakuk kepada Allah ? Bagaimanakah pandangan Habakuk mengenai hal itu ?

Habakuk bertanya kepada Allah perihal situasi dan kondisi bangsanya. Habakuk melihat berbagai penindasan dan kejahatan ditengah-tengah kehidupan bangsanya. Hukum tidak lagi dihormati dan seolah Allah membiarkan semuanya terjadi (ayat 2). Namun Habakuk tersadar bahwa tampaknya secara sengaja Allah memang bermaksud memperlihatkan semuanya itu kepada Habakuk (ayat 3). Habakuk diajak memahami bahwa kejahatan terjadi karena banyak orang hidup tidak setia dan menyimpang dari kehendak Allah. Hanya sedikit orang yang mau tetap setia kepada Allah dan mau bertindak yang benar.

Tanpa disadari Allah seringkali  memperlihatkan situasi dan keadaan yang kacau kepada umat-NYA dengan tujuan membuka mata hati umat terhadap realita disekitarnya. Seringkali umat hidup dalam ketidakpekaan terhadap kondisi sosialnya. Akibatnya kehadiran umat Tuhan ditengah masyarakat yang seharusnya membawa terang justru tidak terjadi.

Refleksi
Allah menebus umat-NYA bukan tanpa tujuan. Allah menghendaki umat yang telah ditebus dan diselamatkan-NYA aktif menghadirkan damai sejahtera. Tentulah damai sejahtera yang dimaksudkan bukan sikap pasif dan diam terhadap berbagai kejahatan dan kekerasan. Umat didorong untuk aktif menghadirkan kebaikan, persahabatan dan kepeduliaan.

Tekadku
Ya Allah, mampukan kami membangun kepekaan sosial. Jangan biarkan kami hidup sebagai orang-orang yang tidak memiliki kepedulian pada lingkungan disekitar kami. Biarlah kehadiran kami dirasakan. Damai sejahtera-MU kami nyatakan ditengah kehidupan bermasyarakat.

Tindakanku
Aktif dalam kegiatan dilingkungan tempat tinggal. Membangun relasi yang baik dan sehat dengan sesama disekitar

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*