suplemenGKI.com

KEDATANGAN TUHAN

Maleakhi 3:1-2

 

Pengantar
Mignon McLaughlin dalam tulisannya yang berjudul  The Neurotic’s Notebook mengatakan: Masa lalu melilit di punggung kita. Kita tidak harus melihatnya; namun kita selalu bisa merasakannya”. Pernyataan Mignon McLaughlin hendak menyampaikan pesan bahwa masa lalu selalu menjadi bagian dalam diri kita, namun meski demikian bukan berarti kita harus terus hidup di masa lalu. Kita justru dituntut untuk terus belajar dari masa lalu. Hal itulah yang sebenarnya dikehendaki ALLAH terjadi dalam kehidupan bangsa Yehuda yang telah kembali dari masa pembuangan.

Pemahaman
Ayat 1   Siapakah yang dimaksud ‘utusan-Ku’ oleh Maleakhi dalam nubuatannya?

Ayat 2   Siapakah yang akan datang menurut nubuatan yang disampaikan oleh Maleakhi?

Setelah masa pembuangan dan pembangunan kembali bait suci, Yehuda mengalami krisis iman dan moral. Berbagai tindakan yang dilakukan para imam dan juga umat telah menyimpang dari kehendak ALLAH.  Melalui Maleakhi ALLAH menyampaikan teguran keras kepada para imam dan juga umat. ALLAH memandang mereka tidak belajar dari masa lalu. Peristiwa pembuangan seharusnya menjadi pelajaran yang membawa pada pertobatan, namun yang terjadi justru sebaliknya. Oleh sebab itulah ALLAH mengancam akan menghukum para imam dan juga umat (3:5). Meski ALLAH melalui Maleakhi menubuatkan hukuman, namun ALLAH juga merancang karya keselamatan bagi umat-Nya. Karya keselamatan itu akan dimulai dengan datangnya utusan ALLAH (ayat 1). Tidak disebutkan secara jelas siapakah utusan-Nya itu. Namun tradisi menempatkan nubuatan Maleakhi itu pada diri Yohanes pembaptis. Utusan-Nya inilah yang akan membuka jalan bagi datangnya DIA yang digambarkan dalam nubuatan Maleakhi seperti “api tukang pemurni logam” dan “sabun tukang penatu” (ayat 2).

Nubuatan Maleakhi merupakan sebuah pengharapan mesianik. Pengharapan Mesianik yang tergenapi dengan hadirnya Yesus Kristus. Namun nubuatan Maleakhi  itu tidak hanya sebuah pengharapan mesianik. Nubuatan Maleakhi juga merupakan sebuah pengharapan kedatangan TUHAN di masa yang akan datang. Kedatangan TUHAN yang masih dinantikan oleh umat hingga saat ini.

Refleksi
Sudahkah kita hidup berkenan dihadapan ALLAH? Sudahkah kita siap akan kedatangan TUHAN yang kedua?

Tekadku
Ya ALLAH mampukan saya untuk mengevaluasi diri dan memperbaharui diri agar hidup berkenan dihadapan-MU

Tindakanku
Saya akan berkomitmen untuk terus hidup dalam ketaatan kepada ALLAH

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*