suplemenGKI.com

“Menaruh Harap pada Raja Mahaadil”

Mazmur 72:1-14

 

Pengantar
Dalam setiap negara atau kerajaan, setiap rakyat membutuhkan pemimpin yang baik. Pemimpin yang baik adalah pemimpin yang mampu menegakkan keadilan bagi semua orang tanpa terkecuali. Pemimpin yang menjalankan kekuasaannya secara tidak adil akan menguntungkan segelintir orang dan menyengsarakan banyak orang yang lemah. Mazmur 72:1-14 menceritakan tentang seruan bangsa Israel melalui pemazmur kepada Allah supaya dalam kerajaan mereka, muncul seorang raja yang adil.

Pemahaman

  • Ayat 13-14        : Apa alasan pemazmur sangat mengharapkan hadirnya seorang raja yang adil ini?
  • Ayat 2, 4, 13-14 : Apa saja tindakan yang diharapkan pemazmur dari seorang raja yang adil?
  • Ayat 5-8                        : Sepanjang apa rentang waktu kekuasaan yang diharapkan pemazmur terhadap raja yang adil? Seluas apa wilayah kekuasaan yang diharapkan bangsa Israel dimiliki oleh raja yang adil?
  • Ayat 9-11          : Siapa saja jenis orang yang diharapkan pemazmur dapat tunduk dan menyembah raja yang adil ini?

Pemazmur mengungkapkan bahwa raja yang adil yang mereka butuhkan adalah seorang yang “sayang kepada orang lemah dan orang miskin” (ay. 13) serta menganggap “darah mereka mahal di matanya” (ay. 14). Ketika bangsa Israel setelah raja Daud dan Salomo banyak dipimpin oleh raja yang tidak adil, pemazmur mengharapkan suatu saat nanti raja yang akan memihak orang-orang lemah dengan cinta kasih akan datang.

Raja yang adil ini diharapkan dapat memberi keadilan dengan hukum Tuhan (ay. 1-2). Dengan demikian, orang-orang yang lemah, miskin, dan tertindas dapat diluputkan oleh raja (ay. 4). Bahkan, terhadap beberapa orang yang nyawanya sudah tak dapat terselamatkan karena ketidakadilan akan ditebus sendiri oleh raja yang adil ini (ay. 14). Tentu saja pemimpin-pemimpin dan segelintir orang yang melakukan pemerasan akan diremukkan (ay. 4b).

Dengan berbagai hal yang sangat baik inilah, pemazmur mengharapkan raja yang adil ini dapat memerintah selamanya. Hal ini ditunjukkan oleh ayat 5, “Kiranya lanjut umurnya selama ada matahari, dan selama ada bulan turun-temurun.” Tidak hanya selamanya, tetapi pemazmur berharap bahwa seluruh daerah dapat menjadi kekuasaannya (ay. 8). Dengan kekuasaan yang sangat panjang dan mencakup seluruh wilayah muka bumi, maka pemazmur berharap semua raja dari wilayah yang berbeda dengan Israel dapat memberikan yang terbaik kepada raja yang adil ini (ay. 10) serta bertekuk lutut kepadanya (ay. 9 & 11).

Refleksi
Pengharapan pemazmur telah nyata dalam kehadiran Kristus ke dunia. Karya keadilan-Nya nyata hingga saat ini. Ia akan terus memerintah hingga kedatangan-Nya yang kedua, keadilan-Nya akan digenapi seutuhnya.

  • Apakah kita telah menaruh harap kepada Kristus dan membiarkan-Nya merajai kehidupan kita?
  • Apakah kita telah hidup seperti Kristus yang mencintai orang-orang lemah?

Tekadku
Tuhan Yesus, aku mau hidupku dipimpin dan diarahkan Engkau senantiasa sehingga dapat melakukan karya keadilan-Mu di mana pun aku berada.

Tindakanku
Mulai hari ini, aku akan lebih mempedulikan orang-orang yang kurang diperhatikan dalam keluargaku dan wilayah di sekitar tempat tinggalku.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*