suplemenGKI.com

Ulangan 30:15-20

PILIHAN YANG TEPAT

Ulangan 30 ini merupakan bagian nasihat terakhir Musa sebelum bangsa Israel memasuki tanah Perjanjian yaitu tanah Kanaan.  Musa sebagai pemimpin bangsa Israel tahu persis bahwa dirinya tidak bisa turut masuk ke tanah Kanaan, dia hanya diijinkan untuk melihat tanah yang dijanjikan Tuhan itu.  Oleh sebab itu, Musa ingin menegaskan sekaligus mengingatkan kembali posisi iman bangsa Israel agar selalu setia pada Allah dan taat mengikuti perintahNya.  Nasihat Musa ini tidak lepas dari pengalamannya berjalan bersama bangsa Israel yang sering mendapati mereka bersungut-sungut dan hatinya mudah berpaling kepada ilah lain.

  • Musa menghadapkan bangsa Israel pada dua pilihan, yaitu kehidupan dan kematian.  Apa artinya? (ay. 15-18)
  • Apa janji Tuhan bagi yang memilih “kehidupan”? (ay. 16)
  • Apa yang diperoleh bagi yang memilih “kematian”? (ay. 17-18)
  • Bagaimana dengan hidup kita hari ini?  Apa pilihan kita?

RENUNGAN

Bangsa Israel telah melewati perjalanan selama 40 tahun.  Perjalanan di padang gurun merupakan proses pembentukan iman, agar mata hati umat pilihan Tuhan itu hanya tertuju kepadaNya.  Bangsa Israel yang tinggal selangkah lagi menuju tanah Kanaan dan akan menikmati janji Tuhan, oleh Musa diperhadapkan pada dua pilihan yaitu kehidupan dan kematian (ay. 15).  Kehidupan akan diperoleh apabila bangsa Israel menentukan sikap untuk tetap beriman kepadaNya, setia beribadah (tidak lagi hatinya serong kepada ilah lain) dan menjalankan perintahNya.  Sebaliknya, bangsa Israel akan mengalami kematian apabila memiliki hati yang menyembah kepada ilah lain dan bersikap mengabaikan perintahNya.  Jadi, dua pilihan yaitu kehidupan atau kematian yang dimaksud bukan secara fisik, tetapi bermakna rohani.   Pilihan itu berhubungan erat dengan bagaimana sikap iman bangsa Israel kepada Tuhan.

Janji kehidupan menurut nasihat Musa adalah di mana Tuhan membuat bangsa Israel bertambah banyak dan memberkati dengan limpah serta lanjut umur di negeri yang Dia janjikan (ay.16).  Bangsa Israel akan memiliki kehidupan yang penuh berkat, damai sejahtera dan kebahagiaan.   Sedangkan kematian adalah keadaan di mana kutuk yang akan diterima berupa kebinasaan dan tidak akan lanjut umur di tanah Kanaan (ay. 17).  Sekalipun Musa menghadapkan dua pilihan, namun sesungguhnya dia mengarahkan bangsa Israel untuk mengambil pilihan yang tepat yaitu kehidupan.  Bangsa Israel diarahkan untuk memiliki sikap iman yang mengasihi Tuhan dan taat melakukan perintahNya agar memperoleh kehidupan.

Sama seperti bangsa Israel harus memilih, kita pun diminta untuk memilih. Kita bisa menikmati segala berkat-Nya dalam Yesus Kristus. Namun kita harus memilih untuk mengasihi Dia, hati yang beribadah kepadaNya, taat dan melakukan perintah-Nya agar kita menikmati berkat Tuhan.  Sesungguhnya Tuhan selalu menginginkan agar kita membuat pilihan yang tepat dalam hidup ini, dan Dia akan mengirimkan berkat.

Berkat dan kasih setia Tuhan tersedia bagi setiap anak-Nya yang membuat pilihan tepat yaitu taat kepada firman-Nya dan melakukan perintah-Nya.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«