suplemenGKI.com

Senin, 3 Maret 2014

02/03/2014

Bacaan : Kejadian 2 : 7 -17

“Kemerdekaan / Kebebasan Harus Disertai Ketaatan”

PENGANTAR

Manusia adalah makhluk yang istimewa, dimana letak keistimewaannya?

Pertama ia diciptakan menurut gambar dan rupa Allah (Kej. 1:26)

Kedua, nafas hidupnya langsung dihembuskan Tuhan Allah ke dalam hidungnya

Ketiga, Ia mendapat perhatian khusus dari Allah dan masih banyak hal lain yang menjadi keistimewaan manusia.

PEMAHAMAN

  1. Apa keistimewaan manusia sebagai ciptaan Tuhan? (ayat 7)
  2. Bagaimana cara Tuhan memelihara ciptaanNya / Manusia? Perlengkapan-perlengkapan apa saja yang diberikan kepada manusia? 8-14
  3. Apa maksud Tuhan menempatkan pohon pengetahuan yang baik dan yang jahat di tengah-tengah pohon kehidupan dan segala pohon buah-buahan? Apa perintah Tuhan? (Ay 15-17)

Menyadari bahwa manusia diciptakan Tuhan Allah dari debu dan tanah, hal ini menggambarkan bahwa betapa hina dan lemahnya manusia. Namun demikian manusia mendapat tempat istimewa di hati Allah, sehingga ia dapat bergaul / berkomunikasi dengan Tuhan Allah. Bahkan Tuhan Allah menempatkan manusia yang istimewa tersebut di taman Eden. Eden berarti kemolekan / sangat indah dan mengagumkan. Taman Eden melukiskan sesuatu yang sempurna dan subur, mempunyai air yang berlimpah-limpah, yang membasahi dan mengairi taman dan seluruh bumi. Tuhan Allah juga menumbuhkan berbagai pohon di bumi yang menarik dan yang baik untuk dimakan buahnya (ayat 9a). Di sini kita melihat bahwa Tuhan menyediakan segala perlengkapan yang menjadi kebutuhan manusia. Manusia tidak perlu kuatir terhadap makanannya karena Tuhan telah menyediakan lebih dari cukup apa yang menjadi kebutuhan manusia. Namun Tuhan juga menumbuhkan pohon kehidupan di tengah-tengah taman itu serta pohon pengetahuan yang baik dan yang jahat (ayat 9b).

Lalu bagaimana perintah Tuhan kepada manusia? Ayat 16-17 menyatakan bahwa Tuhan Allah memberi perintah kepada manusia, semua pohon dalam taman ini boleh kau makan buahnya dengan bebas, tetapi pohon pengetahuan tentang yang baik dan yang jahat itu, janganlah kau makan buahnya, sebab pada hari engkau memakannya pastilah engkau mati.

Sebenarnya perintah Tuhan di sini memberikan kebebasan kepada manusia utnuk menikmati semua yang diberikan Tuhan dalam taman Eden termasuk pohon kehidupan. Hanya satu yang dilarang oleh Tuhan yaitu pohon pengetahuan yang baik dan yang jahat, jangan kau makan buahnya.

MaksudNya bahwa di  tengah-tengah kebebasannya, manusia harus melakukan dengan taat, apa yang ditetapkan oleh Allah / yang diperintahkan Allah. Itulah yang namanya ujian, apakah manusia taat   atau tidak dan itu juga bisa berlaku bagi kita, dalam menghadapi pergolakan kehidupan yang bebas masihkah kita taat kepada Tuhan? Jawabannya ada dihati kita masing-masing. Amin.

REFLEKSI
Mari kita merenungkan! Di tengah-tengah kebebasan hidup manusia, apakah kita menjalani kehidupan ini dengan taat kepada perintah Tuhan?

TEKADKU
Ya Tuhan, mampukan saya menjalani kehidupan yang penuh dengan pergolakan ini dengan taat kepada perintah Tuhan

TINDAKANKU
Hari ini saya harus taat dan setia kepada perintah Tuhan, dengan mengerjakan yang baik dan meninggalkan apa yang jahat.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*