suplemenGKI.com

Senin, 3 Juni 2019

02/06/2019

Kisah Para Rasul 2:1-13

ARE YOU READY?

PENGANTAR
Sebuah pepatah berujar: “Keberhasilan terjadi ketika kesiapan dan kesempatan bertemu.” Hanya orang-orang yang siap yang dapat mengubah kesempatan menjadi keberhasilan. Sebaliknya, kesempatan yang terbaik pun akan berlalu sia-sia apabila kita tidak siap memanfaatkannya. Hal ini juga berlaku dalam pemberitaan Injil, dan dalam pelayanan pada umumnya.

Bacaan hari ini mengajak kita melihat kembali sebuah momentum pemberitaan Injil di mana kesempatan dan kesiapan bertemu. Hasilnya, ribuan orang mendengar karya Allah diberitakan dan membuka hati mereka terhadap Injil (Kis. 2:11-12, 37).

PEMAHAMAN

  • Ay. 1-4.  Mengapa orang-orang percaya (murid-murid Yesus) berkumpul di tempat itu? (lihat Kis 1:1-5).  Hal apa saja yang menjadi tanda kehadiran Roh Kudus atas diri para murid?
  • Ay. 5-13.  Mengapa banyak orang berkumpul pada waktu itu? Siapa sajakah orang-orang yang menyaksikan peristiwa tersebut?  Bagaimanakah reaksi mereka terhadap peristiwa tersebut?

Berkumpulnya para murid pada hari itu bukanlah sebuah kebetulan.  Tuhan sendirilah yang menyuruh mereka berkumpul di Yerusalem, dan mereka melakukan apa yang Tuhan katakan.  Selama sepuluh hari sejak kenaikan Yesus ke sorga para murid tekun berdoa di ruang tersebut.  Jadi, mereka benar-benar telah mempersiapkan diri mereka ketika Roh Kudus hadir di tengah-tengah mereka. Dengan persiapan yang matang seperti itu, tidaklah mengherankan bila Roh Kudus hadir dan berkarya secara nyata melalui mereka.  Kehadiran Roh Kudus itu terlihat nyata melalui tiupan angin dan lidah-lidah api yang hinggap pada mereka masing-masing.  Roh Kudus juga berkarya di tengah-tengah mereka sehingga mereka mampu berkhotbah dengan berbagai bahasa yang belum pernah mereka pelajari sebelumnya.

Waktu itu, banyak orang berkumpul di Yerusalem untuk merayakan Pentakosta, salah satu hari raya yang terbesar bagi mereka (lihat Imamat 23:9-25). Mereka yang sudah berada di perantauan pun “pulang kampung” untuk mengadakan pertemuan kudus (Im. 23:21).  Selain mempersembahkan korban penghapusan dosa, mereka juga menyatakan syukur atas tuaian/ panen yang berlimpah.

Mari kita lihat lagi situasi di atas.  Ribuan orang telah berkumpul di Yerusalem, dan Roh Kudus telah siap bekerja. Namun, apa arti semua itu jika para murid tidak siap dipakai Roh Kudus untuk melayani mereka?

REFLEKSI
Kita tidak melakukan pemberitaan Injil bukan karena tidak ada kesempatan, namun karena kita tidak siap ketika kesempatan itu datang.

TEKADKU
Ya Tuhan, berikanlah kepadaku keberanian dan kesiapan hati, sehingga setiap kesempatan untuk memberitakan Injil yang Kau berikan kepadaku dapat aku gunakan dengan baik.

TINDAKANKU
Dalam seminggu ini aku akan mencari informasi dan berusaha mempelajari cara-cara yang tepat untuk menyampaikan Injil kepada orang lain.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«