suplemenGKI.com

Senin, 29 Juni 2020

28/06/2020

1 Raja-raja 21:1-16

 

KENDALIKAN KEINGINANMU

 

Pengantar
Tentu setiap kita pernah mendengar cerita tentang raja Midas. Cerita tentang raja Midas sebenarnya berasal dari mitologi Yunani yang sangat terkenal. Menceritakan kisah seorang raja yang ingin memiliki kekayaan berlimpah-limpah. Singkat cerita raja Midas memperoleh kekuatan dari dewa Anggur bernama Bacchus. Kekuatan untuk mengubah benda yang disentuhnya menjadi emas. Raja Midas meminta kekuatan itu karena obsesi dan keinginan memiliki emas yang sangat banyak. Raja Midas sangat gembira memiliki kekuatan itu, karena benda yang disentuhnya semua menjadi emas. Namun persoalan muncul ketika raja Midas makan dan minum karena segala sesuatunya menjadi emas.

Kadangkala manusia sulit mengendalikan keinginannya. Apalagi jika keinginan itu sangat kuat. Akibatnya segala cara dilakukan untuk bisa mendapatkan yang diinginkan. Hal itulah yang terjadi pada Raja Ahab dalam bacaan hari ini.

Pemahaman
Ayat 1-4               Apakah yang diinginkan Ahab dari Nabot ? bagaimanakah tanggapan Nabot ? Dan bagaimana reaksi Ahab ?
Ayat 5-10             Usulan apa yang disampaikan Izebel istri Ahab kepada Ahab untuk menyelesaikan persoalan tanah Nabot ?
Ayat 11-16           Apa yang terjadi pada Nabot ? Apakah Ahab memperoleh yang diinginkannya?

Raja Ahab adalah penguasa di Samaria. Dia sangat menginginkan kebun anggur milik Nabot. Ternyata keinginan Ahab bertepuk sebelah tangan. Nabot tidak bersedia memberikan tanah pusaka milik nenek moyangnya. Jawaban Nabot menimbulkan kekesalan dalam diri Ahab. Ahab sangat menginginkan tanah  tersebut. Keinginannya sangat kuat sehingga jawaban Nabot mengesalkan hatinya.

Izebel istri Ahab merasa heran dengan sikap suaminya. Izebel mengingatkan bahwa Ahab adalah raja atas Samaria (ayat 7). Izebel menyampaikan usulan kepada Ahab agar persoalan tanah Nabot diselesaikan dengan pendekatan kekuasaan. Sebagai penguasa tentu Ahab dengan mudah dapat mengambil apapun yang diinginkannya dari rakyatnya.

Izebel merancang surat atas nama raja yang berisi perintah kepada tua-tua dan pemuka-pemuka agama agar membuat tuduhan-tuduhan negatif kepada Nabot. Tujuannya agar Nabot memperoleh hukuman dilempari dengan batu sampai mati. Rencana Izebel berhasil dengan baik. Nabot dituduhkan berbagai hal negatif yang tidak dilakukannya dan mendapat hukuman dilempari batu hingga ia mati. Ahab berhasil mendapatkan apa yang diinginkannya dengan cara menyingkirkan Nabot.

Refleksi
Belajar dari sikap Ahab bahwa keinginan yang kuat dan tidak terkendali dalam mencapai sesuatu atau memperoleh sesuatu dapat menjerumuskan siapapun kedalam dosa. Kisah Ahab juga memperlihatkan bahwa seringkali manusia berusaha mencapai keinginannya dengan cara-cara yang tidak baik dan tidak benar. Menggunakan kekuatan dan kekuasaan untuk berlaku semena-mena pada orang lain yang lemah.

Tekadku
Ya Allah mampukan kami untuk belajar dari Ahab untuk tidak membiarkan keinginan daging kami membutakan diri kami sehingga kami terjebak dalam dosa. Biarlah kami dipimpin oleh Roh-Mu sehingga kami senantiasa mampu mengendalikan diri kami dan keinginan kami dengan baik.

Tindakanku
Secara tekun melakukan doa dan meditasi.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«