suplemenGKI.com

Senin, 28 Juli 2014.

27/07/2014

Bacaan : Kejadian 32 : 1-21.

“KERINDUAN UNTUK BERDAMAI”

PENGANTAR :
Yakub merupakan tokoh utama dari tujuh pasal sebelum kejadian 32 ini. Dengan cara menipu ayah dan kakaknya, Yakub berhasil mendapatkan berkat hak kesulungan, yang semestinya menjadi bagian Esau, kakaknya. Oleh karena takut kepada Esau yang hendak membunuhnya, Yakub lari meninggalkan rumah ayahnya. Atas petunjuk sang ibu, Yakub berhasil mendapat perlindungan dari saudara ibunya di Haran. Di rumah Laban, Yakub menggantungkan hidupnya, sampai ia menjadi kaya. Yakub pernah ditipu Laban beberapa kali dan ia merasakan betapa pahitnya menjadi korban penipuan. Pada saat itulah Yakub sadar bahwa Haran bukanlah tempat tinggalnya, sehingga membuat Yakub semakin rindu pulang ke kampung halamannya. Dan itu berarti Yakub harus bertemu dengan Esau, kakaknya yang telah mengancam untuk membunuhnya. Bagaimanakah kerinduan   Yakub tersebut dapat terwujud ?

PEMAHAMAN :
1.    Seberapa besar kerinduan Yakub untuk pulang kampung dan untuk berdamai
dengan Esau ?

2.    Apa yang dilakukan oleh Yakub agar maksud baiknya untuk berdamai disambut
dengan baik ? (ayat 1-5)

3.    Bagaimana tindakan Yakub menanggapi prasangka negatifnya terhadap Esau ?
(ayat 6-21)

4.    Pelajaran apa yang dapat kita petik melalui peristiwa ini ?

Kerinduan Yakub untuk pulang kampung dan untuk berdamai dengan Esau kakaknya telah benar-benar bulat. Ia mengatur perjalanannya dan memerintahkan utusan untuk bertemu dengan kakaknya dengan membawa pesan perdamaian, ia sadar bahwa Esau adalah saudaranya. Utusan Yakub telah menyampaikan pesannya kepada Esau dan Esau menyambutnya dengan baik, ia ingin menjemput adiknya dengan empat ratus orang yang mengiringnya. Namun Yakub ketakutan, jangan-jangan kakaknya hendak membunuhnya, sehingga Yakub mengambil tiga tindakan untuk pengamanan.

Pertama : Yakub merendahkan diri dengan berdoa meminta perlindungan Tuhan. Yakub sadar bahwa tidak ada tempat perlindungan yang paling aman dari orang yang paling menakutkan selain berlindung kepada Tuhan. Dengan berdoa meminta perlindungan Tuhan Yakub mendapat ketenangan.  Kedua : Yakub mengirimkan banyak hadiah kepada Esau untuk menunjukkan etikat baiknya. Ketiga : Yakub menyusun rombongan sedemikian rupa, untuk menghadapi kemungkinan seandainya pertempuran tidak dapat dihindari. Yakub tidak mengerti apakah kakaknya masih mendendam atau sudah memaafkan, itu sebabnya ia sangat ketakutan kepada Esau, yang penting Yakub memiliki kerinduan untuk berdamai, dengan etikat itu Yakub percaya bahwa persoalan yang pernah terjadi akan dapat diselesaikan.

Dalam kehidupan ini terkadang kita memiliki masalah dengan orang lain, entah itu masalah yang masa lalu atau masalah yang baru saja terjadi. Jangan biarkan masalah itu tersimpan dengan rapat, karena nanti dapat menimbulkan bahaya bagi diri kita sendiri. Selesaikanlah setiap masalah yang kita hadapi dengan hikmat dan mohonlah pertolongan Tuhan agar perdamaian dapat tercipta.

REFLEKSI :
Ambillah saat hening sejenak dan renungkanlah, apakah saudara memiliki persoalan dengan orang lain ? Siapa yang berinisiatif menyelesaikan ? Bagaimana proses dalam menyelesaikan masalah ? Bagaimana perasaan saudara setelah berdamai ?

TEKADKU :
Ya Tuhan tolonglah saya supaya saya dapat berdamai dengan orang-orang yang bemasalah dengan saya.

TINDAKANKU :
Saya akan cepat menyelesaikan masalah yang terjadi dengan orang lain.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*