suplemenGKI.com

INGAT KEBAIKAN-NYA !

Mikha 6:1-5

 

Pengantar
Ada seorang ayah yang sedang berbicara dengan anaknya. Sang anak ternyata kedapatan telah mengambil uang ayahnya yang tersimpan di laci toko mereka, hanya untuk foya-foya. Padahal uang yang diambil adalah uang yang dipersiapkan oleh ayahnya untuk membayar gaji karyawan. Sang ayah pun merasa dikecewakan karena selama ini segala keperluan anaknya telah dipenuhi. Bahkan ketika anak itu mengalami masa kritis akibat kecelakaan , sang ayah berjuang dengan gigih untuk membiayai pengobatannya. Namun sang anak membalas kebaikan orangtuanya itu dengan tindakan yang tidak terpuji. Saudara, cerita ini juga mengingatkan kita kepada segala tingkah laku bangsa Israel yang telah mendukakan dan mengecewakan hati Tuhan. Padahal Tuhan telah membimbing mereka dengan segala kebaikan-Nya. Marilah kita merenungkannya!

Pemahaman

  • Ayat 1-2         : Mengapa Mikha meminta bangsa Israel untuk mendengar firman Tuhan yang diucapkan oleh Mikha?
  • Ayat 3-5         : Apa maksud Allah mengingatkan bangsa Israel dengan segala kebaikan yang telah Ia lakukan pada mereka?

Mikha 6 merupakan pasal yang berisikan tentang pengaduan, tuntutan, dan hukuman Tuhan terhadap umat Isarel. Oleh karena itu, Ia memanggil mereka untuk mendengarkan keluhan-Nya dan membenarkan tindakan-tindakan yang telah mereka lakukan, jikalau mereka dapat. Adapun gunung-gunung dan bukit-bukit digambarkan sebagai hakim yang akan mendengarkan pengaduan Allah terhadap Israel. Lalu, persoalan apakah  yang hendak menjadi keluhan Allah terhadap umat-Nya?

Keluhan itu Ia ungkapkan melalui pertanyaan, “ Umat-Ku, apakah yang telah Kulakukan kepadamu? Dengan apakah engkau telah Kulelahkan? Jawablah Aku! ” (ayat 3). Dengan lebih sederhana, keluhan yang Allah pertanyakan ini menggambarkan ketidakmengertiannya terhadap tingkah laku bangsa Israel yang terus menerus hidup dalam dosa. Padahal Allah sama sekali tidak pernah mengabaikan mereka. Allah mengingatkan kepada mereka tentang betapa besar kasih-Nya, yang mana Ia telah menuntun Israel keluar dari tanah Mesir dan telah membebaskan dari rumah perbudakan, serta mengutus Musa, Miryam, dan Harun untuk memimpin mereka (ayat 4). Bahkan Tuhan juga mengingatkan mereka akan perlindungan dan penyertaan yang diberikan dari serangan musuh. Dan ketika Tuhan telah melakukan berbagai perkara ajaib terhadap Israel, mereka justru seringkali mengecewakan hati Tuhan dengan hidup dalam ketidaktaatan. Oleh karena itu, Tuhan menginginkan agar bangsa Israel selalu mengingat kebaikan-Nya dan hidup taat dalam pimpinan-Nya.

Refleksi
Renungkan dan coba ingat kembali segala kebaikan yang Tuhan lakukan. Selembar kertas pun tak akan muat untuk menuliskan karya kebaikan-Nya. Hal ini membuktikan bahwa kebaikan-Nya diberikan tanpa batas. Jika kebaikan Tuhan itu sungguh nyata dan tanpa batas, mengapakah kita masih berlaku tidak setia kepada-Nya?

Tekad
Tuhan, ampunilah bila selama ini aku menyalahgunakan kebaikan yang Kau berikan. Ajarku untuk tetap setia pada-Mu.

Tindakan
Sebagai respon untuk menghargai kebaikan Tuhan, aku belajar untuk tidak mengulang dosa yang seringkali aku lakukan:….. (sebutkan)

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«