suplemenGKI.com

Yesaya 60 : 1 – 7

“Jadilah terang bagi orang lain”

Yesaya pasal 56 sampai pasal 66 dikelompokkan kadalam bagian Trito- Yesaya. Yesaya pertama berbicara tentang penghukuman dan Deutero Yesaya berbicara tentang janji keselamatan sedangkan Trito-Yesaya berbicara tentang datangnya keselamatan itu. Pada bagian/bacaan ini, masa penghukuman bagi umat Israel telah berakhir dan keselamatan dari Tuhan sudah datang.

Pertanyaan penuntun.

1. Apa makna dari kalimat, “terangmu datang, dan kemuliaan Tuhan terbit atasmu” ? (ayat 1). Apa yang diserukan oleh Yesaya ?.

2. Apa makna dari kata, “kegelapan”, “kekelaman”  ? (ayat 2). Bagaimana dampaknya terhadap kehidupan ? termasuk bangsa-bangsa ?

3. Bagaimana respon bangsa-bangsa terhadap cahaya yang terbit ditengah-tengah umat Tuhan ? (ayat 3-7).

Renungan.

Sebagian besar umat Israel telah kembali dari pembuangan ke Yerusalem. Mereka memulai babak baru dalam kehidupan, termasuk dalam hubungan dengan Tuhan. Pada saat seperti itulah Yesaya memberitakan kabar baik kepada umat Israel, bahwa terangmu datang dan kemuliaan Tuhan terbit atasmu. Ini merupakan berita sukacita bagi umat Israel yang memulai babak baru dalam kehidupan. Mereka telah merasakan penderitaan yang sangat berat dalam pembuangan. Hak-hak mereka sebagai bangsa umat pilihan Allah terbelenggu, juga hak-hak mereka untuk beribadah kepada Tuhan terkekang, itu adalah kenyataan hidup yang mereka alami ketika mereka hidup dalam kegelapan di pembuangan.  Akan tetapi Yesaya memberitakan kabar sukacita bahwa “terangmu telah datang” dan “kemuliaan Tuhan terbit atasmu”. Kalimat ini menegaskan bahwa Terang Tuhan dan keselamatan bagi umat manusia telah datang dan disediakan untuk umat manusia. Tepat seperti yang Tuhan Yesus katakana dalam injil Yohanes 8 : 12, “Akulah Terang dunia, barangsiapa mengikut Aku, ia tidak akan berjalan dalam kegelapan, melainkan ia akan mempunyai terang hidup”.

Setiap bangsa bahkan setiap orang sejujurnya berada dalam kondisi dikuasai oleh kegelapan dan sedang berjalan dalam kekelaman. Bangsa atau orang yang berada dalam kegelapan sesungguhnya tidak dapat melihat apapun juga sehingga yang dilakukan adalah jahat dimata Tuhan dan juga terhadap sesama. Bangsa-bangsa dan setiap orang yang berjalan dalam kegelapan dalam kondisi yang tidak berdaya dan tidak berpengharapan. Oleh sebab itu Kedatangan Terang  memberi  harapan baru bagi umat Tuhan dan terang itu harus berdampak bagi bangsa-bangsa lain.

Bangsa-bangsa berduyun-duyun datang kepada terangmu dan raja-raja kepada cahaya yang terbit bagimu (ayat 4). Ternyata terang iru berdampak kepada bangsa-bangsa untuk mencari Tuhan dan mersyukur kepada Tuhan dengan memberikan persembahan syukur kepada Tuhan dan itu justru menjadi berkat bagi umat Tuhan sendiri (ayat 4-7).

Dalam kehidupan kita sesungguhnya terang itu juga sudah datang dan telah ada dalam kehidupan kita. Kristus adalah pribadi Terang itu dan kita orang-orang yang telah dipanggil Tuhan dari kegelapan kepada TerangNya yang ajaib ( I Petrus 2 : 9b ). Bahkan Tuhan Yesus sendiri menyatakan bahwa kita adalah terang ( Mat 5 : 14 – 16 ) “Kamu adalah terang dunia………..hendaklah terangmu bercahaya didepan orang, supaya mereka melihat perbuatanmu yang baik dan memuliakan Bapamu yang di Sorga”. Pertanyaannya adalah Sudahkah Terang yang kita miliki itu bercahaya ? dan memberi pengaruh ? amin.

“Dalam seluruh hidup kita, hendaklah kita hidup sebagai anak-anak terang” Efesus 5 : 8-9.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«